Bantu Pelayanan Kesehatan Warga

319
DUKUNG PEMERINTAH : Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid melihat pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Pekalongan Utara dan sekitarnya. (Taufik rikho/jawa pos radar semarang)
DUKUNG PEMERINTAH : Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid melihat pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Pekalongan Utara dan sekitarnya. (Taufik rikho/jawa pos radar semarang)
DUKUNG PEMERINTAH : Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid melihat pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Pekalongan Utara dan sekitarnya. (Taufik rikho/jawa pos radar semarang)
DUKUNG PEMERINTAH : Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid melihat pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Pekalongan Utara dan sekitarnya. (Taufik rikho/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN-Warga tidak mampu di Kecamatan Pekalongan Utara mendapat bantuan program Baksos Pelayanan Kesehatan dari Sumbangsih Sosial Djarum Foundation dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal, Sabtu (21/5) di Balai Kelurahan Panjang Wetan. Bantuan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan bersama Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) ini, diikuti tak kurang 400 warga setempat.

Baksos bertajuk ”Peduli Masyarakat Pesisir Pantai Utara Jawa, Pekalongan Utara 2016”, diselenggarakan sekaligus menyambut Hari Jalasenastri Ke-70. Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid dan Ketua Korcab 5 Cabang VII Daerah Jalasenastri Armada Timur Rina Sirilus Arif, serta dihadiri pejabat Muspida, pejabat dinas terkait, Ketua YBSI Virly Mavitasari, serta perwakilan Djarum Foundation.

Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid, mengucapkan terima kasih atas peran aktif Jalasenastri dan Djarum Foundation. ”Pengobatan gratis ini sangat penting. Karena ini merupakan misi saya selaku wali kota yang baru dilantik. Harapannya warga segera mendapatkan pengobatan awal. Kami pemerintah Kota Pekalongan berupaya semua warga sehat wal afiat,” papar Arslan Djunaid mengawali kegiatan.

Menurut Wali Kota, pengobatan gratis ini ke depan akan dikembangkan untuk pembukaan puskesmas baru. Baik untuk puskesmas rawat inap, yang sementara ini baru ada 4 puskesmas rawat inap di 4 kecamatan. ”Kita akan tambah 1 lagi puskesmas rawat inap-nya. Kami hanya berpikir masalah tenaga kerjanya dan pengembangan dokter. Alhamdulillah, sesuai aturan pusat khusus tenaga medis kita tidak terkena moratorium,” jelasnya.