Polda Terjunkan Intelijen dan Reskrim Buru Pelaku Penembakan

246

SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menerjunkan intelijen dan petugas reserse kriminal (reskrim) ke wilayah Kota Magelang. Tugas khusus ini guna membantu penyelidikan dan pengungkapan terkait adanya aksi teror penembakan yang terjadi sejak awal hingga pekan ketiga April ini di kawasan Pecinan.

”Petugas dari Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) dan Direktorat Intelkam Polda. Sudah kita turunkan ke lokasi melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya,” ungkap Kapolda saat di Lobi Mapolda Jawa Tengah, Senin (25/4) kemarin.

Insiden tersebut telah menjadi perhatiannya karena telah meresahkan dan membuat takut warga meskipun korbannya hanya mengalami luka-luka. Secara berjenjang kasus tersebut dinilainya sangat serius dan harus segera ditangani. ”Kriminal umum (Polda) ambil alih. Lokasi penembakan di area yang sama, sekitar 200 meter dari kawasan Pecinan,” katanya.

Condro Kirono menambahkan, berdasar penyelidikan sementara asal peluru ditembakkan dari senapan angin. Hal tersebut disimpulkan dari gotri yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa saksi-saksi di lapangan ketika peristiwa tersebut terjadi. ”Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 9 saksi terkait insiden ini,” imbuhnya.

Seperti diketahui, aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi menjelang tutupnya sejumlah toko di Kawasan Pecinan Kota Magelang, di Jalan Pemuda. Teror penembakan sudah berlangsung dari awal hingga pekan ketiga April ini dengan rata-rata korban adalah perempuan di antaranya karyawan toko hingga petugas apotek. (mha/zal/ce1)