Sejumlah Peserta UNBK Absen

Tiga Napi Unas Paket C di Lapas

381
DEMI MASA DEPAN: Tiga napi saat menjalani unas Paket C di Lapas Kedungpane Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DEMI MASA DEPAN: Tiga napi saat menjalani unas Paket C di Lapas Kedungpane Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Unas di Kedungpane

Sementara itu, tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IA Kedungpane Semarang mengikuti ujian nasional (unas) Program Paket C, Senin (4/4) siang. Para peserta tersebut merupakan napi anak dengan latar belakang perkara yang berbeda-beda. Unas digelar di ruang sekretariat program pembinaan lapas (ruang 48 IPS). Kelima napi yang menjalani unas Kejar Paket C di antaranya, Fahri Lukmanul Shidiq (FLS) kasus pengeroyokan dan pengerusakan (pasal 170 KUHP), Sarifudin (S) kasus penipuan (pasal 378 KUHP), dan Bachtiar Samaul Aldi (BSA) kasus pencurian (pasal 363 KUHP).

Ketiganya mengikuti ujian diawasi secara langsung dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mijen berjumlah 2 orang dan 1 pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Lapas Kedungpane, Ari Tris Ochtia Sari menyebutkan, sebelum melangsungkan unas Paket C, ketiga napi sudah mengikuti kegiatan kejar paket C seminggu tiga kali pada Kamis, Jumat dan Sabtu. ”Insya Allah yang Unas Paket B menyusul dalam waktu dekat. Saat ini, tim PKBM Bangkit Ngaliyan sedang menyusul soal UTS (ujian tengah semester),” kata wanita yang akrab disapa Okta ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Salah satu peserta unas Paket C, Fahri Lukmanul Shidiq mengaku senang bisa mengikuti ujian Paket C meski di dalam lapas. ”Meski masih di dalam penjara, kami senang bisa diberi kesempatan ini. Saat bebas nanti, saya berjanji akan berbuat baik,” ujar Fahri. (ewb/jks/aro/ce1)