Sejumlah Peserta UNBK Absen

Tiga Napi Unas Paket C di Lapas

381

Hal serupa terlihat di SMAN 1 Semarang. Para siswa tampak serius mengerjakan soal UNBK hari pertama. Kepala SMAN 1 Semarang, Kastri Wahyuni mengatakan, jika dalam pelaksanaan unas, siswa lebih baik menggunakan sistem UNBK. Selain melatih kejujuran siswa, pelaksanaan UNBK tidak memakan biaya yang banyak. ”Selain itu sistem pengawasannya juga mudah, karena setiap soal yang diterima siswa itu berbeda semua, namun bobotnya sama,” katanya.

Ketua Panitia Unas Kota Semarang, Sutarto, mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu instruksi dari pemerintah provinsi tentang pelaksanaan UNBK susulan. ”Yang kami tunggu nantinya apakah UNBK susulan nantinya diwadahi dalam satu sekolah atau dilakukan di sekolah masing-masing, karena pesertanya jelas tidak banyak,” katanya.

Ia menambahkan UNBK susulan untuk SMA dan MA akan digelar pada 18 April mendatang. Sementara UNBK susulan untuk SMK pada 11 Apri. Sedangkan unas PBT susulan SMA, MA dan SMKN digelar mulai 11 April mendatang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kemarin juga melakukan pemantauan pelaksanaan unas didampingi Kadisdik Bunyamin. Ia mengunjungi SMA Negeri 5, SMK Negeri 1 dan MA Al Khoriyah. ”Saya minta jangan sampai lampu padam,” kata wali kota saat memantau pelaksanaan unas di SMA Negeri 5.

Kepala SMA Negeri 5 Semarang, Titik Priyatiningsih, mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi listrik padam dengan menyiapkan mesin genset. ”Semua sudah kami antisipasi, dan menjamin pelaksanaan ujian nasional berlangsung lancar,” ujarnya.