Peserta UNBK SMA/SMK di Jateng Meningkat Tajam

420
DISTRIBUSI SOAL: Petugas Dinas Pendidikan Kota Semarang saat mendistribusikan soal dan lembar jawab unas SMA/SMK/MA ke masing-masing subrayon, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISTRIBUSI SOAL: Petugas Dinas Pendidikan Kota Semarang saat mendistribusikan soal dan lembar jawab unas SMA/SMK/MA ke masing-masing subrayon, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISTRIBUSI SOAL: Petugas Dinas Pendidikan Kota Semarang saat mendistribusikan soal dan lembar jawab unas SMA/SMK/MA ke masing-masing subrayon, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISTRIBUSI SOAL: Petugas Dinas Pendidikan Kota Semarang saat mendistribusikan soal dan lembar jawab unas SMA/SMK/MA ke masing-masing subrayon, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Mulai Senin (4/4) ini, sebanyak 136.758 siswa jenjang SMA/MA dan SMK dari 517 sekolah di Jateng akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara serempak. Sedangkan jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional (Unas) dengan cara konvensional atau PBT (Paper Based Test) sebanyak 813.249 siswa dari 9.918 SMA/MA dan SMK di Jateng.

Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Nur Hadi Amiyanto, menjelaskan, UNBK bukan merupakan ujian online. Sebab, kata dia, selama ini banyak pihak mengartikan UNBK merupakan unas secara online melalui satu server dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun peserta dalam mengerjakan UNBK melalui sistem server lokal di masing-masing sekolah.

”Kalau satu server dari pusat sulit untuk dilakukan. Karena itu, UNBK bukan secara online langsung dari pusat,” kata Nur Hadi.

Meski begitu, setiap siswa akan memperoleh soal yang berbeda, namun bobot soal tetap sama. Peserta UNBK tahun ini meningkat tajam dibandingkan dengan tahun sebelumnya.