Ijazah Ditahan, Mantan Karyawan Lapor Polisi

1199
POLISIKAN PERUSAHAAN : Sebanyak 9 orang mantan karyawan PA Sumber Hasil melaporkan perusahaan tempatnya dulu bekerja ke Polsek Pekalongan Utara karena menahan ijazahnya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
POLISIKAN PERUSAHAAN : Sebanyak 9 orang mantan karyawan PA Sumber Hasil melaporkan perusahaan tempatnya dulu bekerja ke Polsek Pekalongan Utara karena menahan ijazahnya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
POLISIKAN PERUSAHAAN : Sebanyak 9 orang mantan karyawan PA Sumber Hasil melaporkan perusahaan tempatnya dulu bekerja ke Polsek Pekalongan Utara karena menahan ijazahnya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
POLISIKAN PERUSAHAAN : Sebanyak 9 orang mantan karyawan PA Sumber Hasil melaporkan perusahaan tempatnya dulu bekerja ke Polsek Pekalongan Utara karena menahan ijazahnya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Sebanyak 9 orang mantan karyawan Perusahaan Angkutan (PA) Sumber Hasil melaporkan pemilik perusahaan tersebut, Selasa (22/3) kemarin. Lantaran merasa sudah berhenti bekerja dan memenuhi persyaratan perusahaan, namun ijazahnya hingga kini masih ditahan. Pelapor didampingi awak media melaporkan perusahaan yang beralamat di Jalan Rajawali nomor 7 ke Mapolsek Pekalongan Utara.

Kesembilan pelapor adalah Resi Rahayu warga Bandar Batang, Dwi Injarti warga Sragi Kabupaten Pekalongan, Akhmada warga Pekalongan, Margi Dahlia warga Pandansari Batang, Desy warga Sambong Batang, Sarojah warga Doro Kajen, Nur Afni warga Bandar Batang, M Alfatah warga Pekalongan dan Bayu, warga Bandar Batang.

Perwakilan pelapor, Dwi Injarti,19, mengatakan bahwa sesuai perjanjian kerja ijazah karyawan harus dijaminkan selama kerja. Dari surat perjanjian, jika ingin keluar perusahaan harus menunggu satu bulan dan harus mengajari karyawan pengganti. Sehingga ijazah baru diberikan lagi.