17 Kepala Daerah ”Sekolah” di KPK

372

SEMARANG – Sebanyak 17 kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak 2015 lalu akan mengikuti workshop Tunas Integritas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta mulai Selasa (22/3) besok. Workshop yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

”Workshop ini untuk untuk menularkan virus antikorupsi di seluruh daerah. Jateng memelopori ini karena menyadari betul membangun integritas merupakan kebutuhan utama untuk mewujudkan pemerintah baik dan bersih,” kata Ganjar di Rumah Dinas Gubernur, Puri Gedeh, kemarin.

Lewat kegiatan itu, dia berharap para pimpinan daerah dapat mengetahui, memahami, dan menghayati arti serta makna pembangunan integritas. Dengan begitu, seluruh masyarakat akan memperoleh pelayanan prima dan peningkatan kesejahteraan. ”Pembangunan integritas memang bukan hal mudah. Tapi bukan tidak bisa dilakukan. Ini tinggal niat dan iktikad baik untuk berani mengatakan yang benar,” bebernya.

Demi membangun sistem dan SDM yang berintegritas lanjut Ganjar, reformasi birokrasi terus dilakukan. Integritas birokrat didorong menjadi roh kinerja birokrasi. Tindakan berani menolak pemberian terus dibudayakan.

Kepala Biro Humas Setda Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi menambahkan, komitmen pemberantasan korupsi telah diawali dengan pencanangan Zona Integritas oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Gubernur dan Bupati/ Wali Kota se-Jawa Tengah pada 28 Mei 2014 lalu.

Menurutnya kegiatan itu juga diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko, Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi, bersama empat Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah.

”Ini baru kali pertama di Indonesia. Jawa Tengah memelopori ini karena menyadari betul membangun integritas merupakan kebutuhan utama untuk mewujudkan clean governance and good government,” katanya. (ric/ce1)