PPILN Inspeksi Instalasi Listrik di 511 Kab/Kota

1103
PENGHARGAAN: Direktur Utama PT PPILN Pusat, Edy Sayudi, menyerahkan penghargaan bagi karyawan yang telah purna, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Direktur Utama PT PPILN Pusat, Edy Sayudi, menyerahkan penghargaan bagi karyawan yang telah purna, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Direktur Utama PT PPILN Pusat, Edy Sayudi, menyerahkan penghargaan bagi karyawan yang telah purna, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Direktur Utama PT PPILN Pusat, Edy Sayudi, menyerahkan penghargaan bagi karyawan yang telah purna, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- PT Perintis Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN) kini telah mampu menangani serta menginspeksi instalasi listrik di 511 kabupaten/kota di wilayah Indonesia. Yang menarik, kantor pusat PT PPILN justru di Demak. Meski berada di daerah, namun PPILN mampu mengcover tugasnya di ratusan daerah dengan 194 kantor cabang.

Direktur Utama PT PPILN, Edi Sayudi, mengungkapkan, sudah 4 tahun ini PPILN membantu Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mengawasi kelayakan instalasi yang dipasang di berbagai tempat, baik perumahan, instansi pemerintahan maupun perusahaan atau pabrik dengan daya listrik tak terbatas. “Secara nasional pemasangan instalasi listrik oleh pemerintah mencapai 4,2 juta titik,”kata Edy di sela sosialisasi kelistrikan di Kantor PT PPILN Jalan Pemuda, Kota Demak, kemarin.

Menurutnya, PT PPILN yang semula lembaga perkumpulan dan menjadi perintis tersebut kini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.500 orang untuk kategori berkompetensi dan nonkompetensi. Dari jumlah tenaga kerja itu, 800 orang di antaranya telah bersertifikasi.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jateng, Edy Sucipto, mengatakan, terkait dengan pengawasan instalasi kelistrikan memang diperlukan tenaga yang telah bersertifikat. Sebab, dengan tenaga terampil dan profesional tersebut, akan lebih aman dalam menjalankan tugasnya. (hib/aro)