Cegah Penyakit Hepatitis B

75 Bidan Dilatih di RSI NU

300
TAMBAH PENGETAHUAN: Para bidan diberikan pemahaman khusus terkait penanganan ibu hami dan bayi di RSI NU Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
TAMBAH PENGETAHUAN: Para bidan diberikan pemahaman khusus terkait penanganan ibu hami dan bayi di RSI NU Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
TAMBAH PENGETAHUAN: Para bidan diberikan pemahaman khusus terkait penanganan ibu hami dan bayi di RSI NU Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
TAMBAH PENGETAHUAN: Para bidan diberikan pemahaman khusus terkait penanganan ibu hami dan bayi di RSI NU Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK- Sebanyak 75 bidan kemarin diberikan pemahaman khusus terkait penanganan kesehatan ibu dan anak. Utamanya dalam mendeteksi ibu hamil dan bayi yang berpotensi terkena penyakit hepatitis B. Bekal pengetahuan dan pelatihan itu diperlukan agar para bidan yang bertugas tersebut dapat mencegah para ibu hamil dan bayi terbebas dari penyakit hepatitis.

Direktur Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak dr Abdul Aziz melalui Humas Siti Khoirul Umiyati mengatakan, RSI NU mencoba mengenalkan kepada para bidan terkait program pelayanan yang dijalankan rumah sakit tersebut. “ soal penanganan rujukan kesehatan pasien ibu hamil dan bayi dari puskesmas,” katanya di sela pertemuan manajemen kesehatan ibu dan anak (KIA) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak bekerjasama dengan RSI NU di Aula RSI NU, kemarin.

Dia mengatakan, dari peserta yang ikut kegiatan itu, 60 bidan di antaranya utusan dari 27 puskesmas se-Demak dan 15 bidan lainnya dari RSI NU. Menurutnya, melalui pemahaman itu, para bidan diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang memadai kepada ibu hamil yang sedang menderita hepatitis B. Sebab, bidan merupakan koordinator di setiap puskesmas.