Gagas Pengurusan Izin Online

317

SEMARANG – Berbagai upaya untuk memudahkan masyarakat mengurus izin usaha terus digodok Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gagasan pengurusan perizinan melalui online menjadi salah satu yang akan diwujudkan.

Gerai investasi di Jawa Tengah tergolong masih minim. Terhitung, hanya ada dua gerai saja, yaitu di Kabupaten Banyumas dan Kota Tegal. Hal ini dirasa menjadi kendala bagi masyarakat yang ingin mengurus izin usaha. ”Ke depan diharapkan masyarakat tidak perlu ke gerai investasi karena ada rencana di-online-kan. Sehingga prosesnya lebih cepat, efektif, sekaligus efisien,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko usai rapat evaluasi penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Gedung A Lantai 2 Setda Jateng, kemarin.

Dikatakannya, sudah ada kesepakatan beberapa SKPD untuk meng-online-kan izin, termasuk izin penelitian bagi pelajar mahasiswa atau peneliti. Cukup mengisi aplikasi lewat internet, mereka bisa mencetak sendiri setelah diproses oleh petugas sekitar satu jam lamanya.

Sayang, itu baru wacana untuk program jangka panjang. Dalam waktu dekat ini, Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng berencana memperbanyak gerai investasi. Seperti di Pati, Kudus Sragen, hingga Wonogiri.

Pengembangan gerai ini juga akan berbasis online. ”Jadi tidak harus datang ke Semarang untuk mengajukan sekaligus mengurus izin yang menjadi kewenangan pemprov. Cukup datang langsung dengan menyerahkan persyaratan di gerai terdekat, kemudian akan dihubungkan secara online ke UPT PTSP. Kemudian setelah proses selesai, dapat mengambilnya kembali di gerai tersebut,” paparnya.

Kepala BPMD Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menambahkan, pelebaran sayap gerai investasi ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan publik. Agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam memproses perizinan investasi pada Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPT PTSP).