Bidik Kemenangan Penuh

405

SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional III, April mendatang. Demi mempertahankan harga diri yang mendapatkan runner up di tahun sebelumnya, kali ini Undip mematok kemenangan penuh.

”Dari lima kategori yang dilombakan, targetnya bisa memenangkan semuanya. Dan harapannya, dua di antara yang lolos itu bisa memenangkan tingkat nasional. Yaitu robot pemadam kebakaran berjalan dan beroda. Dua kategori ini masuk tiga besar di seri nasional sebelumnya,” papar Pembantu Rektor III Undip, Budi Setiyono, kemarin.

Pihaknya telah menyiapkan gedung serbaguna di Undip Tembalang sebagai tempat latihan robot. Di sana, para peserta bisa menghabiskan waktu seharian penuh untuk menyempurnakan robot-robot yang akan diikutkan lomba. ”Tahun lalu, tidak ada tempat untuk latihan. Jadi hasilnya kurang optimal. Semoga saja KRI kali ini bisa menjadi juara,” harapnya.

Mengenai persaingan, Budi masih waspada dengan perguruan tinggi yang berbasis teknologi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), serta Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Sebab, selain mahasiswanya memang mempelajari ilmu robot, anggaran mereka juga tergolong tinggi. ”Bocorannya, sekitar Rp 900 juta. Sementara kami hanya Rp 20 juta,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KRI, Abdul Syakur menuturkan, ada 92 peserta dari enam divisi yang ikut lolos seleksi tahap dua untuk maju ke regional tahap tiga. Di antaranya 17 peserta dari Divisi Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), 25 peserta dari Divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki, 26 peserta dari Divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Beroda, 6 Divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), 16 peserta dari Divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) serta dua peserta dari Divisi Eksibisi Robot Sepak Bola Indonesia (ERSBI) yang langsung berlaga tingkat nasional. ”Sehingga jumlah peserta yang akan berlaga di KRI regional III berjumlah 90 peserta dari lima divisi yang ada,” jelasnya.

Nantinya, pemenang di setiap region akan diadu di ajang nasional di PENS, awal Juni menatang. ”Pekan lalu, KRI sudah melakukan seleksi di tingkat provinsi. Dan lomba di Undip ini merupakan tingkat region yang meliputi Jateng, DIJ, dan Kalimantan,” pungkasnya. (amh/ric/ce1)