Bank Mandiri Fokus Biayai KUR

301

SEMARANG – Bank Mandiri fokus membiayai sektor usaha mikro melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2016 yang digulirkan oleh pemerintah. Sektor usaha mikro yang banyak dibiayai oleh Bank Mandiri di antaranya sektor perdagangan, pakaian, kelontong, pedagang beras, dan hasil bumi.

“Terkait KUR ini hampir semua sektor dibuka oleh pemerintah, tetapi kami sementara melayani sektor yang sangat siap,” kata Regional CEO Bank Mandiri Jateng-DIY Maqin U Norhadi, kemarin.

Dijelaskan Maqin, pihaknya juga membiayai nelayan di Pati dan Juwana. Ada juga sektor pertanian serta usaha kerajinan tangan tetapi komposisinya tidak terlalu besar.

Bank Mandiri Kantor Wilayah Jawa Tengah-DIY juga terus mendorong pelaku usaha skala mikro naik kelas menjadi usaha dengan skala yang lebih besar lagi. “Sebetulnya kami ada segmen untuk bisnis skala mikro, binis banking, dan komersial banking. Setiap tahun selalu ada pelaku usaha dari skala-skala tersebut yang naik kelas ke skala yang lebih tinggi,” katanya.

Sebagai contoh, setiap tahunnya ada pelaku usaha mikro yang naik kelas menjadi nasabah bisnis banking sehingga berhak memperoleh fasilitas kredit antara Rp 200 juta – Rp1 miliar. “Selanjutnya, mereka bisa naik kelas lagi menjadi nasabah komersial banking, tentu dengan fasilitas kredit yang lebih besar lagi. Untuk komersial banking ini paling tidak nasabah memiliki omzet hingga Rp 4 triliun setiap tahunnya,” katanya.

Dengan dorongan tersebut diharapkan pelaku usaha akan terus berusaha mengembangkan usahanya sehingga mampu berperan pada pertumbuhan ekonomi nasional. (smu)