1.028 Ruang Kelas SD di Kendal Rusak

563
RUSAK PARAH: Kondisi plafon gedung SD Negeri 6 Gempolsewu jebol namun sejak 2012 belum juga diperbaiki. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH: Kondisi plafon gedung SD Negeri 6 Gempolsewu jebol namun sejak 2012 belum juga diperbaiki. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH: Kondisi plafon gedung SD Negeri 6 Gempolsewu jebol namun sejak 2012 belum juga diperbaiki. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH: Kondisi plafon gedung SD Negeri 6 Gempolsewu jebol namun sejak 2012 belum juga diperbaiki. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL — Kondisi bangunan sekolah dasar (SD) di Kendal sangat memprihatinkan. Banyak ruang kelas yang tak layak pakai untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) lantaran mengalami kerusakan.

Data Komisi D DPRD Kendal, tercatat 30 persen ruang kelas SD mengalami kerusakan parah. Data tersebut jika dihitung dari jumlah SD di Kendal sebanyak 571, maka sedikitnya ada 172 bangunan SD rusak. Atau dengan kata lain, dari total ruang kelas SD di seluruh Kendal sebanyak 3.426 kelas di 571 sekolah, maka sedikitnya ada 1.028 ruang kelas yang mendesak untuk perbaikan. ”Kerusakan gedung SD di Kendal mencapai 30 persen,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kendal, Annurochim, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (7/3).

Dari kerusakan tersebut, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kendal. Komisi D meminta agar Disdik segera mengambil tindakan karena kerusakan ini terkait KBM siswa SD. ”Kasihan siswanya jika tidak diperbaiki akan terganggu KBM di kelas,” tuturnya.