DPO Curanmor Dua Bulan, Dibekuk

580
DIPERIKSA : Tersangka Very Irawan, 41, diperiksa Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolsek setempat. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Tersangka Very Irawan, 41, diperiksa Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolsek setempat. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Tersangka Very Irawan, 41, diperiksa Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolsek setempat. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Tersangka Very Irawan, 41, diperiksa Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolsek setempat. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Very Irawan alias Munir, 41, warga Kampung Klego Gang 2, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, dibekuk Unit Reskrim Polsek Pekalongan Timur, pada Selasa siang (23/2) kemarin. Very dibekuk lantaran diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), namun sudah dua bulan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Hingga kemarin, Very masih diperiksa intensif di Mapolsek Pekalongan Timur. Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan Yamaha Mio G nopol G 5463 EH, barang bukti hasil curian.

Kapolres AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa tersangka ditangkap setelah melakukan aksinya 15 Desember 2015 lalu di Jalan Sultan Agung, dekat Warung Lamongan. Dalam kejadian tersebut, tersangka meminta paksa Yamaha Mio G milik Budiarto, 26, karyawan Warung Lamongan, warga Kelurahan Klego Jalan Truntum Gang 3, Kecamatan Pekalongan Timur. “Usai beraksi, tersangka membawa kabur motor milik korban. Bahkan, korban sempat ditendang dan terjatuh dari motornya,” terang Kompol Agus Riyanto.