Upaya Gugurkan Kandungan Sudah Berulang Kali Dilakukan

Malu Punya Bayi, Dibunuh, Dibuang ke Kompleks Makam

594

aborsi kedu

Polres Gunung Kidul dan Polsek Semanu berhasil mengungkap motif dugaan pembunuhan bayi hasil hubungan gelap (hugel) oleh seorang oknum siswi sebuah SMP RK, 16.

MAYAT bayi dibuang di area pemakaman Desa Ngeposari, Semanu, Gunungkidul. Terungkap, tindakan pelaku menghilangkan nyawa bayi yang dikandungnya, lantaran malu dan takut dimarahi orang tua.

Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo SIK mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan perkara ini. Hasilnya, seorang pemuda berinisial Pr, 20, diduga terlibat membantu terjadinya kasus tersebut.

Mustijat menyampaikan, awalnya polisi kesulitan membongkar kasus tersebut. Selain tak adanya data ibu yang tengah mengandung. Juga lantaran saat ditemukan, mayat bayi sudah dalam kondisi rusak. Toh, polisi akhirnya berhasil membongkar kasus tersebut kurang dari 24 jam.

Pengakuan RK, bayi hasil hubungan gelap dengan pasarnya, Pr, lahir dalam masa kehamilan 7 bulan. Keduanya mengaku berhubungan laiknya suami isteri sejak Agustus 2015. “Sejak itu, RK mengaku tidak menstruasi, hingga akhirnya mengandung dan pada usia kehamilan tujuh bulan melahirkan.”