Penyidik Selidiki Proyek Pembangunan Pasar Projo

637
PANTAU PASAR : Kapolres Semarang AKBP Latif Usman dan sejumlah pejabat di jajaran Polres Semarang memantau kondisi Pasar Projo Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANTAU PASAR : Kapolres Semarang AKBP Latif Usman dan sejumlah pejabat di jajaran Polres Semarang memantau kondisi Pasar Projo Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Semarang mulai intensif melakukan penyelidikan proyek pembangunan Pasar Projo Ambarawa tahap II, senilai Rp 23.014.506.000. Ditengarai ada dugaan penyimpangan anggaran pembanguan setelah proyek pembangunan Pasar Projo diserahterimakan oleh kontraktor PT Handaru Adi Putra kepada Pemkab Semarang, 24 Desember 2014 lalu.

Polisi menduga dalam proses pembangunan pasar yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang tersebut ada penyimpangan. Di antaranya, tidak sesuainya spesifikasi dan timpangnya harga bahan baku yang tidak sesuai ketentuan.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari bukti dan fakta-fakta yang terjadi saat pembangunan Pasar Projo. Apakah ada unsur korupsinya atau ada unsur penggelapan dalam jabatan. Jika nanti ada temuan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tutur Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Herman Sophian, kemarin.