Siapkan Kapal Naga untuk Upacara Poo Un

1069
RITUAL RUTIN: Kapal kepala naga yang nantinya akan dibakar sebagai tolak bala pada 24 Januari, mendatang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
RITUAL RUTIN: Kapal kepala naga yang nantinya akan dibakar sebagai tolak bala pada 24 Januari, mendatang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
RITUAL RUTIN: Kapal kepala naga yang nantinya akan dibakar sebagai tolak bala pada 24 Januari, mendatang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
RITUAL RUTIN: Kapal kepala naga yang nantinya akan dibakar sebagai tolak bala pada 24 Januari, mendatang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG — Sebagai persiapan upacara Poo Un atau tolak bala yang akan diselenggarakan pada 24 Januari, Kelenteng Cing Te Miao jalan lingkar Tanjung Mas Semarang, telah membuat replika kapal berkepala naga.

Replika kapal berkepala naga tersebut akan dipakai sebagai perlambang kendaraan yang akan membawa tolak bala kepada dewa sehingga doa-doa bisa terkabul. ”Kapal itu digunakan pada ritual Poo Un yang akan dilakukan di depan kelenteng ini,” ungkap Ketua Yayasan TITD Budi Luhur Sakti Soegiarto, kemarin.

Soegiarto mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ritual ini diikuti oleh ribuan pejimsin dari berbagai kota di Jawa Tengah. ”Mereka yang ingin mengikuti ritual ini bisa mendaftar sebelumnya,” katanya.

Upacara Poo Un atau tolak bala itu akan dilaksanakan pada 24 Januari mendatang di halaman kelenteng tersebut ditandai dengan pembakaran replika kapal naga setinggi kurang lebih dua meter dengan panjang hampir lima meter. ”Ritual itu umat boleh datang dan berdoa dan diakhir acara akan dilakukan pembakaran replika kapal berkepala naga itu, disertai nama-nama orang yang ingin menolak bala,” tandasnya. (hid/zal/ce1)