Instruksi Tembak Ditempat Bagi Pelaku Teror

220
DIPERIKSA- Petugas bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung kantor Polres Semarang di Ungaran. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA- Petugas bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung kantor Polres Semarang di Ungaran. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA- Petugas bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung kantor Polres Semarang di Ungaran. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA- Petugas bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung kantor Polres Semarang di Ungaran. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Polres Semarang mengeluarkan maklumat kepada seluruh jajaran, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat untuk mendata warga serta menerapkan wajib lapor bagi tamu yang menginap 1x 24 jam. Tidak hanya itu saja perintah tembak ditempat bagi pelaku teroris yang sudah membahayakan nyawa juga diberlakukan.

“Saya mengeluarkan maklumat agar menerapkan wajib lapor bagi tamu yang menginap 1×24 jam. Maklumat itu sudah saya sampaikan secara masih pada anggota termasuk tokoh agama dan masyarakat. Terutama para ketua RT untuk mengecek, mendata lagi serta menerapkan wajib lapor,” ungkap Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman, Senin (18/1) kemarin.

Penerapan wajib lapor tersebut akan memudahkan mengidentifikasi siapa pun orang yang masuk wilayah Kabupaten Semarang. Sehingga akan mengurangi ruang gerak teroris maupun pelaku kejahatan lainnya. “Siapapun yang menginap termasuk di kos-kosan dan hotel-hotel harus didata. Jika ada yang mencurigakan segera dilaporkan,” imbuhnya.