Kunjungan Wisatawan Asing Minim

265

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengakui jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Semarang sepanjang 2015 masih relatif kecil dibandingkan wisatawan domestik. Sebab, jumlahnya tidak lebih dari 52 ribu orang dari total 4.476.359 wisatawan.

”Sebagian besar memang masih pelancong dari dalam negeri termasuk dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar dan Bali serta beberapa dari kota lain selain dari kota tetangga,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri, Jumat (15/1).

Ia menjelaskan, kecilnya angka kunjungan wisatawan asing menjadi pemacu kinerjanya di 2016 ini. Ia mengaku optimistis dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kota Semarang terlebih setelah dilakukan program revitalisasi Kota Lama yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ”Kami yakin hal itu mampu mengangkat performa pariwisata Kota Semarang,” imbuhnya.

Ditambahkan dia, wisatawan asing sendiri terbagi menjadi dua. Sebagian lebih suka berkunjung ke objek yang memiliki nuansa tradisional seperti di Desa Wisata Kandri. Mereka yang kurang suka dengan wisata heritage disebabkan telah memiliki destinasi serupa di negaranya terutama yang berasal dari Eropa.

”Berbeda halnya dengan wisatawan dari Asia yang masih menyukai kunjungan ke objek wisata heritage. Antara lain pelancong dari Jepang, Tiongkok, Malaysia dan Singapura yang tercatat paling sering mengunjungi Lawang Sewu, Sam Po Kong dan Vihara Buddhagaya,” bebernya. (fai/ric/ce1)