Talut Masjid Longsor Timpa Rumah

247
LONGSOR: Warga bersama tim gabungan SAR, anggota TNI dan Polri bergotongroyong membersihkan tanah dan batu yang menimbun rumah Abdul Ma’ruf, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LONGSOR: Warga bersama tim gabungan SAR, anggota TNI dan Polri bergotongroyong membersihkan tanah dan batu yang menimbun rumah Abdul Ma’ruf, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LONGSOR: Warga bersama tim gabungan SAR, anggota TNI dan Polri bergotongroyong membersihkan tanah dan batu yang menimbun rumah Abdul Ma’ruf, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LONGSOR: Warga bersama tim gabungan SAR, anggota TNI dan Polri bergotongroyong membersihkan tanah dan batu yang menimbun rumah Abdul Ma’ruf, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SUMOWONO- Rumah milik Abdul Ma’ruf, 56, warga Dusun/Desa Ngadikerso RT 1 RW 1, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang rusak akibat tertimpa tanah longsor. Tembok ruang tamu rumah tersebut beserta perabotan meja kursi hancur. Beruntung, peristiwa Kamis (14/1) sekitar pukul 05.00 kemarin, tidak menyebabkan korban jiwa. Sebab, para penghuni rumah sedang aktivitas di dapur rumah.

Tanah yang longsor tersebut adalah halaman dan talut masjid. Kebetulan posisi masjid berada di atas rumah milik korban. Diperkirakan tanah tersebut tidak kuat menahan beban akibat tergerus air hujan, sehingga terjadi longsor.

“Saya dengar suaranya keras sekali seperti pohon tumbang. Setelah saya cek, ternyata rumah saya yang kena longsoran tanah. Untung saja saat kejadian saya bersama istri, Supriyati, beserta anak, Aisyah, dan cucu berada di dapur. Jadi, tidak ada yang terluka akibat tanah longsor,” kata Abdul Maruf.