Johar dan Suyatno Manajer Porwanas

175

SEMARANG – Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng dan Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Tengah Suyatno akan menjadi manajer tim Jateng untuk cabang olahraga sepak bola dan futsal di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan berlangsung di Bandung, 25-30 Juli mendatang. Pengalaman dua tokoh olahraga ini diharapkan mampu membawa tim Jateng berprestasi di ajang multievent olahraga antarwartawan seluruh Indonesia tersebut.

Lanang Wibisono, bidang sepak bola Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jateng menyambut baik kesediaan Johar Lin Eng. “Tentu ini membuat tim menjadi semangat. Pak Johar berjanji akan membantu banyak untuk tim, di antaranya mencarikan pelatih yang bagus. Persaingan sepak bola Porwanas sangat ketat, kita butuh tim yang kuat,” ujarnya.

Suyatno juga siap untuk membantu penuh tim futsal Porwanas Jateng. Di antaranya mencarikan pelatih yang mumpuni serta memimpin jalannya training center (TC). Seleksi pemain dan pembentukan tim, direncanakan melalui ajang turnamen futsal antarmedia yang akan dilaksanakan 23-24 Januari mendatang di Semarang. “Ajang Porwanas juga membawa nama Jateng, jadi kita harus serius menyiapkannya,” tandas Suyatno.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng melalui SIWO serius menyiapkan kontingen untuk menghadapi Porwanas 2016 di Jawa Barat. Januari ini, seleksi atlet serta inventarisasi atlet untuk kontingen Jawa Tengah diharapkan rampung.

Ketua SIWO PWI Jateng Sigit Pramono memaparkan, Jateng akan berupaya mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Pada Porwanas 2016 dipertandingkan 10 cabang olahraga yakni Atletik, Futsal, Sepak Bola, Biliar, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Bulu Tangkis, Catur, Bowling dan Bridge. “Untuk delapan cabor sudah positif ikut karena kita memang punya atletnya. Tapi untuk dua cabor yakni bridge dan bowling, tetap diupayakan ikut. Kita akan segera melakukan pendataan, apakah ada wartawan di Jawa Tengah ini yang punya potensi di dua cabor tersebut,” tegas Sigit, kemarin.

Sigit mengatakan, awal Januari semua cabor mulai membuat perencanaan seleksi atlet, dilanjutkan seleksi. “Selanjutnya, akhir Januari kita sudah punya nama-nama atlet yang lolos ke Porwanas, dan kita upayakan melengkapi persyaratannya,” ujarnya. (smu)

Silakan beri komentar.