Digugat PNS, Wali Kota Tegal Kalah

185
TERKABUL: Para penggugat Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno bergembira usai dinyatakan menang dalam sidang di PTUN. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TERKABUL: Para penggugat Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno bergembira usai dinyatakan menang dalam sidang di PTUN. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno harus menerima kekalahan dalam perkara gugatan 9 Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon II dan III di lingkungan Pemkot Tegal terhadap dirinya. Pasalnya Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang menyatakan bahwa penerbitan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Tegal tentang hukuman disiplin berupa pembebasan tugas dari jabatan terhadap 15 PNS yang dikeluarkan Siti bertentangan dengan peraturan perundangan dan asas pemerintahan yang baik.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan SK tersebut bertentangan dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri. Selain itu, SK tersebut juga melanggar asas pemerintahan yang baik, yakni asas kehati-hatian, keseimbangan dan kecermatan.

”Untuk itu, menyatakan SK yang menjadi objek sengketa batal demi hukum dan memerintahkan tergugat yakni Wali Kota Tegal Siti Masitha mencabut SK tersebut dan mengembalikan hak para penggugat sebelum munculnya SK,” kata majelis hakim yang dipimpin, Wahyuning Nurjayati.