Ketua Askonas Diperiksa Kejari

Diduga Terima Komisi

560
DIPERIKSA : Kasintel Kejaksaan Negeri Kajen, Slamet Hariyadi, saat memeriksa ketua Askornas. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Kasintel Kejaksaan Negeri Kajen, Slamet Hariyadi, saat memeriksa ketua Askornas. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Ketua Asosiasi Konstruksi Nasional (Askornas) Kabupaten Pekalongan, Guyub, diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekalongan, Selasa siang (15/12) kemarin. Lantaran diduga menerima aliran dana komisi sebesar Rp 35 juta dari rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan Jalan Jembatan Desa Luragung –Bojongkoneng, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan senilai Rp 1,7 miliar tahun anggaran 2014.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Rejo Bumi Mandiri yang kini mangkrak. Bahkan, pihak rekanan hanya dibayar sebesar Rp 1,1 miliar oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Pekalongan, karena dinilai tidak menyelesaikan pekerjaan 100 persen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, munculnya uang komisi sebesar Rp 35 juta dari CV Rejo Bumi Mandiri, diduga adanya kesepakatan tak tertulis. Yakni, rekanan yang menang harus memberikan komisi kepada rekanan lain yang mengikuti lelang namun tidak menang.