Kejari Bagi Stiker, Rekanan Menghindar

294
ANTI KORUPSI : Kepala Kejaksaan Negeri Kajen Pekalongan, Ahelia Abustam, membagikan stiker yang bertuliskan “Korupsi, No !! Kejujuran, Yes” kepada pengendara bermotor, di Tugu Nol Kilometer, Kamis (10/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTI KORUPSI : Kepala Kejaksaan Negeri Kajen Pekalongan, Ahelia Abustam, membagikan stiker yang bertuliskan “Korupsi, No !! Kejujuran, Yes” kepada pengendara bermotor, di Tugu Nol Kilometer, Kamis (10/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTI KORUPSI : Kepala Kejaksaan Negeri Kajen Pekalongan, Ahelia Abustam, membagikan stiker yang bertuliskan “Korupsi, No !! Kejujuran, Yes” kepada pengendara bermotor, di Tugu Nol Kilometer, Kamis (10/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTI KORUPSI : Kepala Kejaksaan Negeri Kajen Pekalongan, Ahelia Abustam, membagikan stiker yang bertuliskan “Korupsi, No !! Kejujuran, Yes” kepada pengendara bermotor, di Tugu Nol Kilometer, Kamis (10/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Sebagian besar rekanan proyek pemerintah, tidak berminat menghadiri acara sosialisasi penerangan hukum tentang pemahaman penegakan dan pencegahan tindak pidana korupsi, yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen Kabupaten Pekalongan, di Gedung Pemuda, Kabupaten Pekalongan, kemarin. Terbukti dari 75 rekanan yang diundang, hanya 24 rekanan yang hadir. Padahal sosialisasi tersebut sangat bermanfaat bagi rekanan yang mengerjakan proyek pemerintah.

Kasi Intelijen yang juga Humas Kejaksaan Negeri Kajen Pekalongan, Selamet Haryadi, mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program Tim Pengawal Pendamping Proyek Pemerintah Daerah (TP4D).

“Sosialisasi tersebut disampaikan Kejari, agar rekanan dalam bekerja mengerjakan proyek lebih berhati-hati dan mentaati aturan sehingga tidak menemui masalah hukum. Rekanan boleh mencari untung, tapi harus menaati aturan dan hukum. Bukan mengabaikan semua aturan yang telah ditentukan,” kata Selamet.

Silakan beri komentar.