Sinergi Keilmuan PT Perlu Ditingkatkan

300

SEMARANG – Sinergi keilmuan berbagai kampus di kawasan ASEAN perlu ditingkatkan. Sebab manfaat jaringan kerja sama antar perguruan tinggi (PT) berdampak luas. Pakar pendidikan Universitas Burapha Thailand, Ritthikorn Siriprasertchok bahkan berpendapat sinergi itu juga berkenaan menaikkan peringkat Universitas di 10 negara ASEAN.

Ritthikorn mengatakan dari data pemeringkatan dunia bahkan tidak ada PT dari ASEAN yang bisa masuk 10 besar PT di dunia. ”Bahkan juga dari Singapura walau PT negara itu peringkat nomor satu di ASEAN,” tutur dia saat menyampaikan kuliah umum di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Senin (7/12).

Ritthikorn menambahkan peringkat tinggi kampus dunia masih didominasi Amerika Serikat dan Inggris. Fakta ini harus dijawab dengan semakin meningkatkan kualitas perkuliahan di kawasan Asia Tenggara. Sinergi di antara mereka juga dipandang sebagai jembatan memperbaiki mutu serta kualitas.

”Bagaimana sinergi tersebut misalnya memperkuat riset bersama antar PT di ASEAN,” lanjutnya. Selain itu juga dapat dilakukan dengan memperkokoh mutu lulusan melalui pemberian gelar double degree. ”Banyak yang bisa dilakukan dengan saling bersinergi,” katanya.

Dia merasa yakin dengan makin banyaknya kerja sama yang dilaksanakan antar PT di dalam kawasan ASEAN kian menumbuhkan peluang. Di dalamnya juga upaya UPGRIS dan Burapha yang telah menjalin kerja sama selama beberapa waktu. Menurutnya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi jembatan untuk semakin membuka hubungan yang sinergis.

Sementara itu, Muhdi menambahkan kehadiran MEA harus dipandang sebagai peluang. Utamanya juga pemanfaatan kerja sama lintas batas di antara ribuan perguruan tinggi Asia. Namun dia sekaligus mengingatkan era ini wajib diikuti dengan memperkuat kompetensi setiap orang. ”Peran PT menjadi penting berkenaan penyiapan kompetensi dari dalam kampus,” tuturnya. (ewb/ric/ce1)