Polda Ungkap 931 Perjudian, Bekuk 1.041 Tersangka

283
PANEN PEJUDI: Para tersangka kasus perjudian yang diamankan petugas Ditreskrimum Polda Jateng saat digelar di Mapolda Jateng, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PANEN PEJUDI: Para tersangka kasus perjudian yang diamankan petugas Ditreskrimum Polda Jateng saat digelar di Mapolda Jateng, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PANEN PEJUDI: Para tersangka kasus perjudian yang diamankan petugas Ditreskrimum Polda Jateng saat digelar di Mapolda Jateng, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PANEN PEJUDI: Para tersangka kasus perjudian yang diamankan petugas Ditreskrimum Polda Jateng saat digelar di Mapolda Jateng, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng berhasil mengungkap 931 kasus perjudian dengan barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah dengan 1.041 tersangka. Ratusan praktik perjudian yang berhasil terungkap meliputi judi kopyok, dadu, adu ayam, togel jenis Singapura dan Hongkong, serta judi bola. Berbagai jenis perjudian tersebut juga meliputi praktik perjudian dengan modus memanfaatkan jaringan IT (teknologi informasi) berupa fasilitas pesan singkat atau SMS (short message service) serta melalui media internet.

”Kasus tersebut dilakukan selama Januari 2015 sampai dengan awal Desember ini, dan berhasil disidangkan di pengadilan,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha, kemarin (2/12).

Pengungkapan kasus perjudian ini, lanjutnya, merupakan kerja sama antara polisi dengan masyarakat. ”Pengungkapan kasus ini dapat menciptakan Jawa Tengah lebih kondusif, karena perjudian merupakan penyakit masyarakat,” katanya.

Gagas Nugraha mengatakan perjudian yang paling marak di Jateng mulai dari judi kopyok, togel Singapura dan judi bola online. ”Memang untuk judi yang marak di masyarakat Jateng adalah jenis judi bola online dan togel Singapura. Tetapi untuk judi bola, tidak semua orang bisa mengakses, hanya orang-orang tertentu yang memahami tentang masalah IT. Untuk itu akan kami telusuri jaringannya,” lanjutnya.