Keyakinan Konsumen Meningkat

359

SEMARANG – Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia Oktober 2015 menunjukkan tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Jawa Tengah meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada Oktober 2015 meningkat 3,5 poin menjadi sebesar 112,3, dengan level IKK berada pada level optimis.

Direktur Eksekutif Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Iskandar Simorangkir mengatakan, peningkatan IKK tersebut berasal dari penguatan kedua komponen pembentuknya, yaitu Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), yang masing-masing naik sebesar 3,6 poin dan 3,3 poin dari bulan sebelumnya, menjadi sebesar 101,0 dan 123,5.

“Dari 4 kota yang disurvei, kota Tegal, Semarang, dan Solo mencatat kenaikan IKK, sementara kota Purwokerto mencatat penurunan IKK. IKK kota Tegal, Semarang, dan Solo tercatat meningkat masing-masing sebesar 7,8 poin, 5,3 poin, dan 4,4 poin,” ungkapnya.

Sementara IKK kota Purwokerto tercatat menurun sebesar 7,5 poin. Penurunan ini dipicu oleh penurunan indeks pembentuknya, terutama indeks konsumsi barang kebutuhan tahan lama saat ini dan indeks ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan mendatang. “Tekanan kenaikan harga diperkirakan semakin menurun pada 3 bulan mendatang (Januari 2016). Hal ini terindikasi dari indeks ekspektasi harga yang turun 2,8 poin menjadi 174,5. Perkiraan penurunan tekanan harga 3 bulan mendatang dipengaruhi oleh permintaan yang kembali normal setelah perayaan Hari Natal dan Tahun Baru,” jelas Iskandar.

Responden memperkirakan penurunan tekanan kenaikan harga terutama terjadi di kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (turun 6,4 poin). Sementara, peningkatan tekanan kenaikan harga terjadi pada sandang (naik 5,2 poin) dan kesehatan (naik 4,7 poin). Tekanan harga pada 6 bulan mendatang (April 2016) juga diperkirakan menurun. (dna/smu)