Tambahan Penghasilan dari Limbah

376
PELATIHAN: Bungkus jamu atau bungkus makanan oleh masyarakat berhasil diubah menjadi barang dengan nilai jual tinggi. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Bungkus jamu atau bungkus makanan oleh masyarakat berhasil diubah menjadi barang dengan nilai jual tinggi. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Bungkus jamu atau bungkus makanan oleh masyarakat berhasil diubah menjadi barang dengan nilai jual tinggi. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Bungkus jamu atau bungkus makanan oleh masyarakat berhasil diubah menjadi barang dengan nilai jual tinggi. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Limbah atau sampah plastik, seperti bekas bungkus jamu, kini bisa memiliki nilai jual, bila diolah oleh tangan-tangan terampil. Dari sampah anorganik ini bisa menjadi berbagai produk kerajinan seperti tas, mainan anak-anak, hiasan, tikar, bahkan suvenir yang memiliki nilai jual tinggi.

PT Sido Muncul beberapa waktu lalu menggelar pelatihan untuk mengolah sampah menjadi barang-barang yang berguna dan bisa menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Bertempat di Pendopo Agrowisata pabrik PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Jalan Soekarno – Hatta km. 28 Bergas, Klepu Semarang puluhan ibu-ibu dilatih pemberdayaan masyarakat untuk pembuatan kerajinan limbah anorganik.

Manager PR PT Sido Muncul Nanik Sunarso mengatakan limbah padat anorganik susah diuraikan seperti packaging, botol-botol bekas, bolam lampu dan lainnya dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang-barang yang dapat dijual.