Sebut Otak Perampokan Oknum Brimob

TNI Periksa Dua Pelaku

1140

Wadanpomdam IV/Diponegoro Letkol Cpm (K) Tri Wahyuningsih mengatakan, dua tersangka anggota TNI tersebut ditahan di tempat terpisah dengan pertimbangan keamanan. Sertu Trisna Prihananto ditahan di Denpom, sedangkan Serda Frans Isack Corputty saat ini ditahan di Pomdam. ”Keduanya ditahan di tempat terpisah untuk menghindari terjadi gesekan,” katanya.

Sementara Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro, Kolonel Inf Zainul Bahar, menegaskan akan menindak tegas terhadap kedua oknum TNI, yakni Serda Isac Corputty dan Sertu Trisna Prihananto tersebut. ”Pasti akan kami tindak tegas. Kasus ini masih terus kami kembangkan,” katanya, kemarin.

Menurut Zainul, kejadian perampokan yang melibatkan tiga aparat tersebut memalukan. Kedua oknum TNI tersebut telah mencoreng nama baik TNI. Maka pihaknya juga akan melakukan evaluasi internal di tubuh Kodam IV Diponegoro. ”Kami akan melakukan evaluasi internal. Setiap kejadian pasti kami lakukan evaluasi. Baik kejadian yang bernilai positif, maupun negatif,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi proses penyidikan dalam kasus ini. ”Proses hukum dilakukan secara terbuka. tidak akan ada yang ditutupi. Semua ini demi kebaikan kesatuan,” tandas Zainul.

Hasil pemeriksaan para tersangka dan sejumlah saksi, menyatakan bahwa Sertu Trisna Prihananto dan Serda Frans Isack Corputty mengindikasi telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 ayat (1) jo ayat (2) angka 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun. (amu/hid/ida/ce1)