Widya Akan Pertahankan SKTM Bagi Warga Miskin

204
KUNJUNGI WARGA MISKIN: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti saat mengunjungi rumah Sugito, warga miskin penderita tumor di kaki yang tinggal di Pageruyung, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGI WARGA MISKIN: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti saat mengunjungi rumah Sugito, warga miskin penderita tumor di kaki yang tinggal di Pageruyung, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGI WARGA MISKIN: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti saat mengunjungi rumah Sugito, warga miskin penderita tumor di kaki yang tinggal di Pageruyung, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGI WARGA MISKIN: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti saat mengunjungi rumah Sugito, warga miskin penderita tumor di kaki yang tinggal di Pageruyung, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL- Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti akan fokus memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Kendal yang hidup di bawah garis kemiskinan. Salah satunya dengan mempertahankan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan.

Saat berkunjung di Dukuh Seser, Desa Parakan Sebaran, Kecamatan Pageruyung, Widya tampak menunjukkan raut wajah sedih tatkala menemui Sugito, 54, warga penderita tumor di kakinya yang sudah sebesar bola futsal. Tumor tersebut sudah bersarang di kaki Sugito sejak tahun 1980-an.

Menurut Sugito, awalnya tumor yang ada di kaki kanannya hanya kecil dan menimbulkan rasa nyeri. Namun karena keterbatasan biaya, ia tidak bisa berobat. “Dulu hanya kecil, sudah berusaha diobati, tapi tak kunjung sembuh. Hingga akhirnya saya pasrah,” ujarnya.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, bapak empat anak ini bekerja sebagai pemulung. Pendapatannya hanya sekitar Rp 30 ribu per hari. Karena keterbatasan hiduplah membuat Sugito harus pasrah terhadap nasib. “Ada yang mau ngobati, tapi katanya harus diamputasi. Saya nggak mau, nanti malah nggak bisa kerja,” ucapnya.

Silakan beri komentar.