Penutupan Raimuna 2015 Diwarnai Isak Tangis

287
PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Penutupan kegiatan Raimuna XI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, di Bumi Perkemahan Desa Linggo, Kecamatan Kajen, Rabu (9/9) malam kemarin, berlangsung sendu. Dari 35 Kwartir Cabang se-Jawa Tengah atau 1000 peserta, banyak yang meneteskan air mata, terbawa suasana yang mengaduk emosi saat akan berpisah dengan sesama peserta setelah bersama menjalankan kegiatan sejak Jumat (4/10) hingga kemarin. Antar peserta Raimuna juga saling bertukar cinderamata sebagai kenang-kenangan.

Bupati Pekalongan, Amat Antono, selaku Kamabicab Kabupaten Pekalongan mengatakan bahwa kegiatan Raimuna menjadi media untuk memperkokoh antaranggota pramuka se-Jawa Tengah. Sehingga dapat membentuk karakter generasi muda yang baik dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. “Salam hormat keluarga besar Pramuka se-Jawa Tengah. Dan saya berdoa dan berharap mudah-mudahan kita semua yang tergabung dalam gerakan Pramuka, menjadi teladan dan menginspirasi sesama,” kata Amat Antono.

Sementara itu, Kepala Kwarda Jawa Tengah, Budi Prasetya mengingatkan bahwa para peserta Raimuna harus bangga sebagai generasi yang beruntung karena terpilih menjadi peserta Raimuna XI Provinsi Jawa Tahun 2015 ini. Pengalaman yang diperoleh selama melakukan kegiatan Raimuna, akan berharga dimasa mendatang. Bahkan, akan menjadi patokan dalam menjalani hidup yang bersahaja, tolong menolong serta dapat mengelola alam agar bisa memberikan kesejahteraan.

“Bangsa Indonesia ini maju dan menjadi lebih baik, apabila ada teladan yang dimulai dari diri kita sendiri dengan menjadi orang yang baik berbudi luhur, tulus ikhlas serta menjadi orang yang bertanggung jawab. Maka melalui kepramukaan ini, persahabatan dapat terbina dengan dasar Tri Satya dan panduan moral Dasa Dharma Pramuka, “ tegas Budi Prasetya. (thd/ida)