Bagaimana Hajinya Anak Kecil?

276

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Belakangan ini kita ketahui bahwa antrean untuk menjadi jamaah haji sangatlah padat. Banyak yang mensiasati sejak dini dengan mendaftarkan anaknya menjadi jamaah haji. Saya ingin bertanya Pak Kiai, lalu bagaimana ketika jatah berangkatnya si anak tadi dia belum baligh? Padahal kesempatan untuk berangkat haji bisa jadi hanya sekali.

Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas penjelasan dan jawaban bapak. Wassalamu’alaikum Warahmatullah

Didin, Ungaran 081325667xxx

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Bapak Didin di Ungaran yang saya hormati dan juga dirahmati Allah SWT. Terima kasih atas pertanyaannya. Memang seperti kita ketahui, animo masyarakat Indonesia untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima tersebut memanglah tinggi. Bahkan dikatakan jika kita mendaftar pada tahun 2015 ini, maka keberangkatannya baru bisa dilaksanakan tahun 2035. Itupun jika regulasinya tidak berubah. Bisa jadi lebih dari tahun tersebut si pendaftar baru bisa merasakan kenikmatan manasik haji.

Dalam menanggapi pertanyaan Bapak Didin diatas, saya ingin menyampaikan terlebih dahulu bahwa syarat wajib haji diantaranya adalah 1). Islam 2). Sudah baligh 3). Berakal Sehat 4). Orang yang merdeka (Bukan budak) 5). Adanya bekal untuk melaksakan haji 6). Harus ada kendaraan yang layak untuk digunakan pergi haji, dan 7). Tiada hambatan serius selama perjalanan.

Jika orang yang melaksanakan haji tidak memenuhi syarat diatas, maka tentulah kepergian hajinya tidak dapat menggugurkan kewajiban haji. Seperti dalam pertanyaan Bapak Didin diatas misalnya, orang yang melaksanakan haji dalam keadaan belum baligh, maka kewajiban hajinya belum gugur. Bahkan wajib berhaji kembali setelah baligh, karena haji sebelum baligh hukumnya hanya sunnah.

Demikian jawaban dan penjelasan dari saya, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin

DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag