Pesta Rakyat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun

397
MERIAH : Ribuan warga dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Pekalongan, tumplek blek memeriahkan puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Pekalongan di Alun-Alun Kabupaten Pekalongan, pada Selasa malam (1/9) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERIAH : Ribuan warga dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Pekalongan, tumplek blek memeriahkan puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Pekalongan di Alun-Alun Kabupaten Pekalongan, pada Selasa malam (1/9) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Ribuan warga dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Pekalongan, Selasa malam (1/9) kemarin, memadati Alun-Alun Kabupaten Pekalongan. Mereka tumplek blek memeriahkan puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Pekalongan. Mereka menyaksikan pesta kembang api dan menikmati nonton wayang golek Kembang Wijayakusuma dengan dalang Ki Enthus Susmono dari Tegal.

Meski acara pesta kembang api dan pagelaran seni wayang golek dimulai pada pukul 21.00, namun warga telah datang ke Alun-Alun Kajen sejak pukul 17.00 sore untuk menikmati nasi megono yang sengaja disediakan oleh pihak panitia. Tepat pukul 21.00, Bupati Pekalongan, Amat Antono menekan tombol sirine, sebagai tanda dimulainya pesta kembang api. Ribuan warga yang semula berada di sekitar Masjid Al Muhtaram, langsung merapat ke panggung acara dan tengah lapangan untuk melakukan pesta kembang api. Ternyata waktu yang dijanjikan 15 menit, hanya berlangsung 8 menit, sehingga banyak warga yang kecewa.