Widya Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

163
GALANG SIMPATI: Bupati Kendal Widya Kandi Susanti berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GALANG SIMPATI: Bupati Kendal Widya Kandi Susanti berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Bupati Kendal Widya Kandi Susanti selalu menyempatkan diri untuk menyapa dan berdialog dengan masyarakat di sela-sela kunjungannya kerjanya di dearah. Seperti yang telihat di Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Jumat (21/8) pagi.

Kegiatan itu dalam rangka CSR bekerjasama Bank Jateng. Selain mengucurkan Kredit Usaha Produktif (KUP) dan penyerahan bantuan bedah rumah tak layak huni, Widya meminta restu untuk kembali maju dalam Pilkada mendatang. “Masih banyak program kerja yang belum terselesaikan lima tahun terakhir yang harus dilanjutkan. Itu salah satu alasan saya untuk kembali maju dalam Pilkada mendatang,” katanya.

Ratusan warga langsung memberikan salam dan menyatakan dukungan kepada Widya. Orang nomor satu di Kendal ini tak segan untuk menyapa serta berdialog untuk mendapatkan masukan dan kritik dari warga. “Namanya pemimpin, harus dekat dengan rakyat. Kita juga bisa mendengar keluhan mereka secara langsung, sehingga tahu bagaimana memecahkan masalah para warga,” tuturnya.

Widya mengakui, saat ini banyak warga Kendal yang hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah tidak layak huni. Ia membeberkan sejumlah program kerja yang telah diselesaikan dan dianggap bisa mengangkat perekonomian masyarakat Kendal.

“Pelabuhan sudah jadi, sebentar lagi Kawasan Industri Kendal yang bisa menyerap tenaga kerja asal Kendal. Walaupun tuntas, semuanya harus kembali dilanjutkan,” katanya.

Direktur Bank Jateng Supriyatna mengatakan, perkembangan ekonomi masyarakat Kendal cukup bagus. Dengan bekerjasama Pemkab Kendal, UMKM yang ada di Kendal bisa mendapatkan kemudahan untuk memperbesar usaha yang dirintis.

“Kami sangat mendukung usaha yang dilakukan Bupati untuk mengentaskan kemisikinan yang ada di Kendal. Pinjaman sendiri bisa diajukan hingga Rp 20 juta tanpa angunan dengan bunga 0,9 persen,” ujarnya. (den/aro)