Ronda Main Capsa Ditangkap

277

GAYAMSARI – Lima orang yang sedang asyik berjaga menjalankan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di pos ronda daerah Purwosari, Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, justru berurusan hukum. Mereka ditangkap setelah tepergok menghelat praktik judi capsa saat berjaga.

Kelimanya adalah Wasito, Rebo, Firdaus, Eko dan Sitar, semuanya warga Purwosari, Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang. Terpaksa kelimanya digelandang ke Mapolsek Gayamsari. “Biar enggak mengantuk, kami iseng-iseng saja sambil jaga ronda. Hanya kecil-kecilan kok, cuma Rp 1.000 taruhannya,” kata Rebo di Mapolsek Gayamsari Semarang, Senin (17/8).

Dijelaskannya, praktik judi kartu tersebut berjenis capsa. Awalnya, hanya taruhan masing-masing Rp 1.000. Namun saat malam kian larut, lama kelamaan mereka ketagihan hingga menaikkan taruhan. “Dari Rp 1.000 kemudian dinaikkan menjadi Rp 5.000. Sekali permainan, pemenangnya mengantongi Rp 25 ribu, kalau dikurangi uang modal Rp 5.000, untuk bersihnya Rp 20 ribu per-permainan,” terangnya.

Dia mengaku, permainan itu tidak hanya dilakukan sekali itu saja. Sebelumnya juga sering melakukan permainan capsa sambil meronda. “Ide permainan itu terjadi secara spontan dan disepakati bersama-sama,” katanya.

Namun celaka, aktivitasnya berjudi terendus oleh tim Polsek Gayamsari saat melakukan patroli rutin. Kelimanya tak berkutik saat petugas menyambangi lokasi pos ronda tersebut.

Kapolsek Gayamsari Semarang Kompol Dili Yanto mengatakan, pihaknya mengaku menerima informasi dari masyarakat yang resah mendapati lokasi pos ronda tersebut sering digunakan berjudi. “Tim kami yang sedang patroli melakukan pengecekan di lokasi. Ternyata benar, mereka sedang asyik bermain judi capsa di pos ronda,” katanya.

Mereka tertangkap tangan sedang melakukan praktik judi. Barang bukti berupa kartu judi dan uang taruhan yang tergeletak di tengah mereka duduk bersila, disita oleh aparat. “Uang barang bukti senilai Rp 250 ribu. Mereka kami jerat menggunakan pasal 303 KUHP,” katanya. (amu/zal)