Relawan – Komunitas Kompak Dukung Hebat

285
SEMAKIN SOLID: Pasangan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melontarkan yel-yel bersama pendukungnya di Posko Pemenangan beberapa waktu lalu. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SEMAKIN SOLID: Pasangan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melontarkan yel-yel bersama pendukungnya di Posko Pemenangan beberapa waktu lalu. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Selain soliditas parpol pengusung, pasangan Hebat (Hendi–Ita Bersama Rakyat) mengandalkan kekuatan relawan dan komunitas dalam menggalang suara. Sejumlah kelompok relawan dan komunitas akan menggarap calon pemilih melalui jaringannya masing-masing.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan tim pemenangan Hebat saat ini semakin solid. ”Kami terus bergerak bersama. Selain itu, pasangan calon juga terus mobile,” ujarnya.

Pasangan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga didukung sejumlah kelompok relawan di luar partai. Di antaranya Sahabat Hendrar Prihadi (SHP), Sahabat Semarang Hebat (SSH), Tim RealIta, Semut Merah, dan masih banyak lagi. Selain itu sejumlah komunitas juga telah menyatakan dukungannya. Antara lain, komunitas sepeda onthel, komunitas otomotif, dan alumni SMAN 1 Semarang. ”Mereka terus berdatangan dan fokus menggarap jaringannya masing-masing.

Koordinator masing-masing relawan juga terus berkoordinasi,” papar politisi yang akrab disapa Pilus ini.

Guna merangkul berbagai komunitas, tim pemenangan juga membuat panggung terbuka di Posko Pemenangan Hebat di Jalan Sriwijaya 53 Semarang. Setiap Sabtu malam, berbagai komunitas boleh menyatakan dukungan, deklarasi, atau menunjukkan talentanya di panggung tersebut. ”Secara bergiliran, komunitas musik juga tampil di panggung. Selain mengenalkan pasangan calon kepada pemilih pemula, panggung terbuka juga membuat posko tidak pernah sepi,” tandasnya.

Sementara itu partai pengusung akan bekerja berdasarkan data perolehan suara pemilu legislatif lalu. Para politisi partai pengusung akan menggarap wilayahnya masing-masing atau dibagi agar tidak tumpang tindih. Pilus menyatakan partai cukup solid. Karenanya dia menganggap adanya pembelotan sejumlah pengurus PDIP di Mijen untuk mendukung pasangan Soemarmo–Zuber Safawi tidak berefek pada pasangan Hebat. ”Yang di Mijen itu pernyataan sikap perorangan, bukan partai. Toh mereka tidak bisa menunjukkan KTA partai,” katanya.

Sementara itu pengamat politik Undip Teguh Yuwono berpendapat dalam Pilwalkot Semarang, pertarungan gengsi tidak hanya terjadi pada figur. Tapi juga partai pengusung. ”Kekuatan partai akan menentukan soliditas pemilih. Apalagi Semarang ini terkenal sebagai basis merah (PDIP) dan partai nasionalis,” ujarnya.

Dia melihat kekuatan partai pemenang pemilu yaitu PDIP dan partai besar lain seperti Demokrat akan menjadi salah satu kekuatan penting pasangan Hebat. ”Apalagi para anggota dewan yang terpilih pada pileg lalu juga akan turun. Saya melihat PDIP solid sehingga saat digoyang pembelotan di Mijen lalu tidak terpengaruh,” katanya. (ric/ce1)