Digencet 3 Truk, Minibus Ringsek

294
BERHENTI MENDADAK : Lantaran ada truk berhenti mendadak, minibus bernomor polisi G 9195 JB ringsek di tabrak truk dari belakang yang sama-sam berhenti mendadak. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERHENTI MENDADAK : Lantaran ada truk berhenti mendadak, minibus bernomor polisi G 9195 JB ringsek di tabrak truk dari belakang yang sama-sam berhenti mendadak. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Sebuah minibus bernomor polisi G 9195 JB milik Supriyanto warga Pekalongan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan belakang. Setelah digencet 3 truk saat berhenti mendadak di Sepacar Tirto Pekalongan , pada Minggu dini hari (5/7) kemarin.

Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, kejadian bermula saat lampu merah traffic light di jalur pantura menuju arah timur tepatnya di perempatan Sepacar Tirto Pekalongan nyala. Tiba-tiba sebuah truk yang belum diketahui plat nomornya berhenti mendadak. Akibatnya sebuah truk kontainer bernomor polisi K1633 MD yang hendak menuju Surabaya juga ikut menabrak truk di depannya.
Minibus yang berada tepat di belakangnya langsung berhenti juga.

Namun tiba-tiba diseruduk oleh truk bernomor polisi G 1388 PE yang berada di belakangnya, hingga terdorong ke depan dan ringsek depan belakang. Kini, kondisi ketiga kendaraaan tersebut rusak parah. Namun truk yang berhenti mendadak berhasil melarikan diri, walaupun bagian belakangnya ditabrak truk.

Beruntung para pengemudi mobil hanya mengalami luka ringan dalam musibah ini.
Supriyanto pengemudi minibus mengungkapkan bahwa dirinya mendengar tiga kali tabrakan. “Saat lampu merah, saya berheneti di belakang truk. Tiba-tiba dar, mobil saya ditabrak dari belakang dan tergencet ke truk di depan saya,” ucapnya.

Hal yang sama diterangkan Pujiyono sopir truk kontainer bernomor polisi K 1633 MD. Saat lampu merah mendadak truk di depannya berhenti, sehingga dirinya kaget dan terpaksa menabrak. “Truk di depan saya sebelumnya menabrak kol disel, kemudian saya tabrak bak truknya saja. Namun truknya malah kabur,” ucap sopir truk yang membawa tongsil dari Jogja menuju Surabaya tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengemudi hanya mengalami luka ringan akibat terkena bodi kendaraan yang ringsek. Namun akibat kejadian ini, arus lalulintas di jalur pantura Pekalongan ke arah Timur atau Semarang mengalami kemacetan parah hingga belasan kilometer. Ironisnya, tidak ada satupun anggota kepolisian yang datang menangani kecelakaan tersebut.

Akhirnya warga berusaha membantu mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Padahal lokasi kecelakaan tersebut hanya 20 meter dari pos polisi lalulintas Polres Pekalongan Kota Tirto Sepacar.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga yang mengatur lalu lintas, Nur Safiq warga Tirto. “Sudah hampir setengah jam, tidak ada polisi yang datang kesini. Padahal tadi ada patroli lewat, tapi tidak berhenti. Padahal keadaan sudah sangat macet dan truk harus segera dievakuasi,” sesalnya. (han/ida)