PT Pos Tambah Loket dan Armada

345
SOSIALISASI: PT Pos kemarin mensosialisasikan program-program layanannya menjelang Lebaran kepada masyarakat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: PT Pos kemarin mensosialisasikan program-program layanannya menjelang Lebaran kepada masyarakat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menghadapi melonjaknya jumlah pengiriman yang biasanya terjadi beberapa hari sebelum Lebaran, PT Pos berencana membuka loket tambahan. Jasa pengiriman ini juga akan memperbanyak jumlah armada demi mempercepat pelayanan.

Kepala Kantor Pos Johar Semarang KM Amran menuturkan, biasanya jumlah pengguna jasa pengiriman di PT Pos melonjak cukup signifikan. Tahun lalu, meningkat sekitar 20-25 persen dari hari biasa. Sementara Lebaran kali ini, pihaknya mematok terjadi peningkatan hingga 35 persen. “Karena itu, kami harus menambah armada dan loket. Sementara ini, penambahan loket masih terglong fleksibel. Ketika ramai, akan langsung dibuka loket tambahan saat itu juga,” paparnya ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dikatakan Amran, saat Lebaran, biasanya masyarakat mengirimkan paket-paket berupa makanan, oleh-oleh, parcel, kartu ucapan, hingga kendaraan bermotor. Ya, pengiriman motor roda dua ini kerap menjadi pilihan pemudik yang enggan berkendara sendiri. “Bahkan sampai 200an motor kalau menjelang arus mudik,” cetusnya.

Peningkatan jumlah pengiriman ini, lanjut Amran, juga dipengaruhi adanya program Pos Express atau jaminan pengiriman satu hari sampai tujuan. Pelayanan yang dulu bernama Pos Patas ini memang cukup banyak peminatnya. Dari total pengiriman per hari, sekitar 25 persennya merupakan pemakai Pos Express. “Penggunanya mulai dari instansi perkantoran, online shop, termasuk retil dan pribadi. Jelang Lebaran nanti, kami juga menurunkan tarif Wesel Pos hingga 35 persen,” imbuh Amran.

Sementara itu, setelah Lebaran, pihaknya mengaku jumlah pengiriman akan melesu. Karena itu, dia akan fokus di sektor Pos Pay atau pelayanan pembayaran rekening listrik, PDAM, dan pulsa. Menurutnya, jasa pembayaran ini sangat dibutuhkan ketika arus mudik daripada layanan pengiriman barang. “Kebetulan beberapa waktu lalu kami telah menandatangani nota kesepahaman dengan PDAM terkait pembayaran tunggakan tagihan lewat Pos. Memang sebelumnya kami telah membuka layanan pembayaran rekening, tapi tidak untuk tunggakan. Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap bisa semakin mempermudah masyarakat dalam pembayaran,” pungkasnya. (amh/smu)