Gadget Rusak Mata Anak

1048

SEMARANG – Dewasa ini, penggunaan gadget sudah menjadi kebutuhan primer. Banyak orang yang menggunakannya untuk mempermudah tugas, pekerjaan, atau sekadar pengisi waktu luang. Meski banyak kegunaannya, gadget juga dituding punya dampak negatif, termasuk mengganggu kesehatan mata.

Berangkat dari itulah mahasiswa Hubungan Masyarakat Undip Semarang menggelar kampanye kesehatan mata untuk anak usia dini, kemarin. Gelaran bertajuk Vision for Kids ini menggandeng RS William Booth Semarang memberikan pemeriksaan mata gratis, demonstrasi kesehatan mata, serta comic competition.

“Banyak orang tua sekarang memberikan anak dengan gadget sebagai mainan agar tidak rewel. Sehingga anak usia dini sekarang cenderung mengalami gangguan penglihatan akibat intensitas paparan cahaya tinggi. Jadi banyak dijumpai anak-anak usia dini telah menggunakan kacamata,” ungkap Vision Team Kids Hilda Casani.

Asosiasi dokter anak Amerika Serikat dan Kanada, lanjutnya, meriset bahwa anak usia 0-2 tahun dilarang keras terpapar cahaya gadget. Sementara anak 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari dan dua jam untuk anak 6-18 tahun. “Kami melakukan kampanye PR berkaitan dengan pentingnya menjaga kesehatan mata bagi pengguna gadget usia dini tentunya dengan tujuan agar anak – anak mulai memperhatikan pola kebiasaan penggunaan gadget yang baik dan benar agar terhindar dari resiko kerusakan mata.” Imbuh Ketua Pelaksana Asti Ayu.

Pihaknya mengaku, sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian anak akan pentingnya pola kebiasaan penggunaan gadget yang baik dan benar sehingga anak-anak dapat tetap berinteraksi dengan gadget yang mereka miliki tapi tetap terhindar dari bahaya kerusakan mata.

Sementara itu, Humas RS William Boot Semarang Yesika mengaku sangat apresiatif dengan kampanye ini. “Kegiatan ini sangat positif. Tentunya kami pun berharap anak-anak yang menjadi target audiens dari kampanye ini dapat mulai menerapkan pola penggunaan gadget yang baik dan benar,” harapnya. (amh/zal)