Cyber Bullying Bisa untuk Membangun Personal Branding

285

SEMARANG – Maraknya kejahatan, khususnya cyber bullying di media sosial, tidak selamanya membawa dampak negatif bagi korban. Oleh karena itu perlu sikap yang bijak dalam menggunakan media sosial agar menjadi hal yang positif.

Menurut General Manager of Dreamers Network Ginza Rheza, dalam seminar Build Your Personal Branding And Stop Cyber Bullying di kampus Akademi Sekretaris Marsudirini Santa Maria Semarang, Jumat (5/6), bullying itu terjadi karena senioritas. Ingin mendapatkan perhatian dan ingin terlihat beda dan menganggap yang di-bullying itu lemah. Tetapi tidak semua korban bullying seperti itu. Ada juga yang memanfaatkannya untuk personal branding mereka.

Ginza memberi contoh artis Syahrini, di mana bisa memanfaatkan cyber bullying terhadap dirinya dengan men-twist menjadi positif dan citra yang baik untuk personal branding-nya. Makanya dalam seminar ini kata Ginza, membahas bagaimana efek kejahatan cyber bullying dapat membangun personal branding yang positif pada diri seseorang. ”Semakin terus di-bully, Syahrini malah diuntungkan. Segala yang dilakukan, dipakai dan disampaikan Syahrini, malah ditiru banyak orang. Namun ada juga contoh yang menjadi citra negatif dari cyber bullying adalah Farhat Abbas,” ujarnya.

Ginza yang juga penyiar terkenal itu cukup membuat para peserta seminar yang semuanya adalah mahasiswa calon sekretaris antusias dan bersemangat. Riuh gemuruh tepuk tangan yang menarik para peserta adalah saat Ginza memberikan contoh mem-bully salah satu peserta. ”Kamu pernah di-bully? Jadi gak percaya diri kan? Bagaimana kalo saya bully kamu di depan teman-temanmu?” tanya Ginza pada salah satu peserta.

”Pernah di-bully di socmed. Jadi minder. Tapi kalau yang mem-bully Kak Ginza malah jadi percaya diri he he he,” jawab salah satu peserta dengan spontan dan gembira. Sontak semua peserta menimpali dengan sorak bersama membuat suasana seminar menjadi ramai.

Selaku narasumber, Ginza memberikan masukan serta solusi untuk menghindari kasus cyber bullying dengan cara menggunakan media sosial dengan bijak, tidak meng-update sesuatu yang mengundang komentar negatif dan juga mem-private akun-akun media sosial. Seminar ini bermaksud menyebarluaskan semangat positif kepada generasi muda untuk menggunakan media sosial dengan lebih bijak. (ewb/zal/ce1)