Promosikan Puri Maerakaca Melalui Foto

213
BERI WADAH FOTOGRAFER : Dirut PT PRPP Titah Listiorini berfoto bersama para pemenang Lomba Foto “Pesona Maerakaca” dan salah seorang dewan juri, Ricky Fitriyanto. (Istimewa)
BERI WADAH FOTOGRAFER : Dirut PT PRPP Titah Listiorini berfoto bersama para pemenang Lomba Foto “Pesona Maerakaca” dan salah seorang dewan juri, Ricky Fitriyanto. (Istimewa)

SEMARANG – Di tangan fotografer yang jeli dan berpengalaman, sebuah karya foto bisa tampil lebih indah dari objek aslinya. Pernyataan tersebut tidak hanya isapan jempol belaka. Hal itu tergambar dari 130 karya foto para peserta Lomba Foto “Pesona Maerakaca” yang digelar dalam rangka “Puri Maerakaca Family Day”, Minggu (3/5).

Lomba terbagi dalam 2 kategori. Yaitu “Indahnya Maerakaca dalam Lensa” (menggunakan kamera DSLR, mirrorless, dan kamera poket), serta “Memotret Keluarga di Maerakaca” (menggunakan kamera ponsel). Salah seorang juri lomba foto, Chandra AN mengatakan ratusan foto yang masuk umumnya memiliki kualitas. Ini terbukti dari hampir semuanya menampilkan foto yang terkesan indah. Padahal banyak objek yang sebenarnya kurang menarik dari sisi warna (cat) dan kondisinya. “Sejumlah anjungan yang kurang sedap dipandang mata, namun mampu tampil indah dan menarik dalam karya foto,” ujarnya didampingi Simon Dodit, juri lainnya.

Dia berharap foto para peserta mampu menjadi masukan bagi pihak pengelola. Agar nantinya memperbaiki kondisi sejumlah anjungan di objek wisata yang kerap disebut “Taman Mininya Jawa Tengah” tersebut.

Juri lainnya, Ricky Fitriyanto dari Jawa Pos Radar Semarang menambahkan foto yang dikumpulkan peserta bisa menggambarkan bagaimana keindahan Puri Maerakaca sebagai objek wisata. Dia berpendapat peran fotografer sangat penting dalam mencitrakan objek wisata. Upaya promosi wisata melalui foto tersebut sudah banyak dilakukan oleh pemerintah baik di dalam maupun luar negeri. “Seperti halnya sejumlah objek wisata di Thailand misalnya, jika kita browsing di internet, akan muncul karya-karya foto yang indah sehingga menarik calon wisatawan untuk berkunjung,” paparnya.

Menurutnya foto adalah media visual yang mengusung “mimpi”. Yakni “mimpi” akan keindahan. Sebab realitas lensa kamera jauh berbeda dengan realitas mata.

Dirut PT Pusat Rekreasi Promosi Pembangunan (PRPP) Titah Listiorini mengatakan melalui lomba foto yang digelar pihaknya ingin memberi wadah bagi para pecinta fotografi untuk mengabadikan keindahan dan suasana Puri Maerakaca. “Keindahan Puri Maerakaca ini terdiri dari 35 anjungan Kabupaten/Kota di Jateng. Bila dicermati memiliki keunikan yang menggambarkan kekayaan budaya provinsi ini,” jelasnya. Dikatakannya, kekhasan 35 rumah adat yang ada dapat memberi gambaran bagi para pengunjung akan kekayaan budaya Jateng dengan hanya berkunjung ke satu tempat. (ric)