Tak Jelas, Tim Sementara Libur

104
TUNGGU KEPASTIAN: Untuk sementara, tim PSIS akan libur latihan sampai ada pemberitahuan dari PT Liga Indonesia soal bakal dimulainya kompoetisi Divisi Utama 2015. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
TUNGGU KEPASTIAN: Untuk sementara, tim PSIS akan libur latihan sampai ada pemberitahuan dari PT Liga Indonesia soal bakal dimulainya kompoetisi Divisi Utama 2015. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim PSIS Semarang masih harap-harap cemas menanti kepastian kelanjutan kompetisi Divisi Utama 2015 yang hingga saat ini masih tak jelas kapan akan dimulai. Keputusan kemungkinan baru akan dieksekusi pada Mei 2015 ini.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho ditemui di Stadion Jatidiri Semarang kemarin mengatakan, kemungkinan besar pada rapat Exco PSSI yang akan digelar di Jakarta 2 Mei besok akan menelurkan keputusan soal kompetisi. “Kalau dari perkembangan terakhir memang nasib kompetisi akan diputuskan dalam rapat Exco besok. Ya mudah-mudahan, kami tetap berharap hasil yang terbaik untuk kompetisi khususnya Divisi Utama,” jelas Agung.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng yang juga menjabat sebagai salah satu anggota Exco PSSI. Johar mengatakan, nasib kelanjutan sepak bola Indonesia akan menjadi agenda utama dalam rapat Exco besok (hari ini, Red). “Sebenarnya kalau Divisi Utama masalahnya hanya perizinan dan reschedule mengingat kemarin kompetisi dihentikan sementara. Ya kami juga berharap dalam rapat besok ada keputusan soal kelanjutan kompetisi, termasuk kompetisi-kompetisi amatir yang saat ini dikelola Asprov,” beber Johar dihubungi terpisah kemarin.

Sementara dari tengah lapangan, manajemen dan tim pelatih Mahesa Jenar tercatat mulai Hari (1/5) ini akhirnya memutuskan untuk meliburkan Fauzan Fajri dkk dari latihan rutin hingga Senin (4/5) pekan depan.

Dofir berharap, jeda libur tiga hari tersebut bisa dimanfaatkan oleh anak-anak PSIS untuk merefresh kondisi psikis mereka setelah dalam kurun waktu empat bulan ini Fauzan Fajri dkk terus diberikan menu-menu latihan tanpa kejelasan kapan kompetisi akan diputar. “Saya kira dengan mereka berkumpul bersama keluarga, kondisi psikis mereka akan lebih fresh. Karena saya melihat kondisi ketidakjelasan kompetisi ini cukup member tekanan mental kepada pemain,” terang Dofir.

Pihaknya juga berharap kompetisi bisa segera ada kejelasan akan diputar dalam waktu dekat. Karena kalau kompetisi dihentikan, tentu akan semakin membuat pemain gusar dengan kondisi persepakbolaan di Indonesia. “Saya kira saat ini momentnya pas untuk meliburkan pemain, karena dengan harapan pekan depan sudah ada keputusan soal kompetisi. Dengan begitu nasib pemain juga segera ada kejelasan,” pungkas Dofir. (bas/smu)