Dihantam Ombak, Kapal Pecah

188

DEMAK – Sebanyak 15 nelayan anak buah kapal (ABK) KM Sinar Mulia asal Desa Purworejo, Kecamatan Bonang dilaporkan selamat dan 1 nelayan lainnya hilang dilaut. Mereka terhempas ke laut setelah kapal yang dinahkodai oleh Zainudi, 46, warga Dukuh Karangsono, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Demak pecah dihantam gelombang laut di perairan Kendal Sabtu (25/4) lalu.

Para ABK kapal yang selamat berhasil dievakuasi oleh Polairud Kendal bekerjasama dengan tim khusus dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak. Mereka dijemput dari Kendal untuk diantar pulang ke rumah masing-masing di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang. Hingga kini, masih ada nelayan yang belum ditemukan. Yakni, Hadi Purnomo, warga Dukuh Mborong, Desa Purworejo.

Kepala BPBD Demak, Anjar Gunadi mengatakan, pihaknya masih menunggu satu korban lagi yang belum ditemukan tersebut. “Kami tunggu kabar dari Kendal. Untuk bantuan kepada korban, kita koordinasikan dengan Dinsosnakertrans Demak,” katanya, kemarin.

Dalam peristiwa ini, kecelakaan di laut tersebut bermula ketika para nelayan tersebut melaut mencari ikan. Namun, sesampainya di perairan Kendal, kapal mereka terkena ombak besar lalu terbalik. Mereka pun kemudian ditemukan nelayan Kendal. Mereka yang diselamatkan ada yang kakinya sudah bengkak-bengkak. Para nelayan ini kemudian diamankan di rumah Diyo Suparno, warga Dukuh Gisik, Desa Karangsari, Kendal. Setelah kondisinya mulai membaik baru kemudian dievakuasi ke rumah masing-masing di Demak. (hib/fth)