Sakit Vertigo, Harini Kembali Batal Diperiksa

212
Harini Krisniati. (DOK. JAWA POS RADAR SEMARANG)
Harini Krisniati. (DOK. JAWA POS RADAR SEMARANG)
Harini Krisniati. (DOK. JAWA POS RADAR SEMARANG)

KALIBANTENG – Tersangka kasus dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisniati, dikabarkan mengalami penyakit vertigo. Akibatnya, mantan sekretaris program SPA itu kembali gagal menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejari Semarang. Sebelumnya, Harini juga tidak hadir dengan alasan sakit.

Kuasa hukum tersangka, Prasetyo Ipoet mengatakan, berdasarkan keterangan dokter yang memeriksa kliennya, tensi darahnya tidak stabil. Selain itu, Harini juga mengalami komplikasi vertigo.

”Kalau penyakit vertigo itu, dia (Harini Krisniati, Red) tidak boleh mikir terlalu berat dulu. Oleh dokter, dia diharuskan istirahat di rumah. Sehingga hari ini (Rabu, Red) tidak bisa memenuhi panggilan penyidik,” kata Prasetyo melalui sambungan telepon, Rabu (8/4).

Prasetyo menjelaskan, kliennya kembali sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit selama dua hari sejak Selasa (7/4) lalu. ”Dia (Harini, Red) memang sakit dan dirawat di RS Hermina. Dari Selasa kemarin, dan siang hari ini (Rabu, Red) sudah boleh pulang. Tapi diharuskan istirahat dulu oleh dokter,” ujarnya.

Kepala Kejari Semarang, DR Asep Nana Mulyana melalui Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus), Sutrisno Margi Utomo mengatakan, dari laporan tim penyidik, sebenarnya Harini kembali dijadwalkan diperiksa Rabu kemarin. Namun mantan Plt Sekda Kota Semarang itu kembali tidak hadir dalam pemeriksaan tersebut.

”Laporan penyidik, dia tidak datang lagi karena sakit. Ada surat keterangan dari dokter yang diantarkan kuasa hukumnya,” kata Sutrisno.

Saat ditanya Jawa Pos Radar Semarang, apakah akan dilakukan pemanggilan paksa? Sutrisno menjawab, masih mengupayakan pemanggilan secara standar terlebih dahulu. Pihaknya juga belum akan menyediakan dokter khusus untuk memastikan kondisi kesehatan tersangka Harini.

”Ya kami panggil lagi seperti biasa. Prosedurnya dipanggil secara patut, selanjutnya tim penyidik yang akan menentukan sikap,” ujarnya.

Sutrisno menyebutkan, sakit yang dialami Harini segera sembuh. Jika sudah sembuh, diharapkan dengan kesadaran sendiri Harini akan cepat memenuhi panggilan penyidik Kejari Semarang agar perkaranya segera tuntas.

”Sebelum ada panggilan tim penyidik, beliau (Harini) berkenan (hadir) sendiri tanpa menunggu panggilan itu lebih baik. Mudah-mudahan segera sembuh,” harapnya. (bj/aro/ce1)