KPU Usulkan Pilkada Diajukan 9 Desember

290
Henry Wahyono. (DOK/RASE)
Henry Wahyono. (DOK/RASE)
Henry Wahyono. (DOK/RASE)

BALAI KOTA – Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang Meidiana Koswara mendorong KPU Kota Semarang untuk lebih gencar menyosialisasikan persiapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) agar masyarakat tidak bersikap apatis. Untuk mendukung hal itu dewan sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 41 miliar yang di antaranya untuk sosialisasi pilwalkot.

”Penganggaran itu untuk menopang kelancaran kegiatan KPU mempersiapkan pilwalkot,” kata Mediana, kemarin (16/3).
Sementara Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono di tempat yang sama mengatakan, tahapan Pilwalkot Semarang 2015 masih belum dimulai. Namun draf dari KPU pusat yang berisi jadwal tahapan, pencalonan, pemutakhiran daftar pemilih, organisasi dan kelengkapan kerja, sudah turun. Draf tersebut belum disahkan karena menunggu UU No 1 Tahun 2014 yang digedok pada awal 2015 diberi nomer oleh Kemenkumham atau dimasukkan dalam lembar negara.

Dalam draf itu waktu pemungutan suara diusulkan oleh KPU pada Rabu tanggal 9 Desember 2015, dari sebelumnya 16 Desember 2015. Tapi KPU masih menerima masukan dari masyarakat. ”Kalau publik mengusulkan tanggal 2 Desember tentunya tidak menjadi persoalan, karena tanggal tersebut jauh dari akhir tahun, sebab kalau laporan keuangan itu mendadak atau mepet itu bisa menimbulkan konsekuensi-konsekuensi bagi KPU,’’ katanya.

Dalam draf itu juga disebutkan tahapan awal pilwalkot dimulai pertengahan April dengan perekrutan badan penyelenggara seperti PPK dan PPS, sampai akhir April. Kemudian tahapan paling krusial yaitu pendaftaran pasangan bakal calon wali kota tanggal 22-24 Juli 2015. Lalu kampanye ditetapkan mulai tanggal 25 Agustus sampai 3 hari sebelum pemungutan suara. ”Jadi kemungkinan tiga bulan lebih,” tegasnya.

Sedangkan DP4 dalam ketentuan draf ini, paling lambat harus diserahkan oleh Dispendukcapil kepada KPU enam bulan sebelum hari pemungutan suara. ”Artinya itu paling lambat, kalau jadi pemilihan serentak Desember, harus diserahkan sekitar Juni atau Juli. Tapi informasi dari Dispenducapil Provinsi, DP4 yang akan diserahkan adalah hasil kondolidasi dan verifikasi pada semester dua tahun 2014. Menurut data itu penduduk Kota Semarang adalah 1.622.520. Nanti ada proses coklit oleh petugas kami yang akan turun ke rumah-rumah,” ungkapnya. (zal/ce1)