Ikan Bandeng Terbang Pikat Pengunjung

262
DAYA TARIK : Salah satu objek andalan yang ditawarkan oleh pihak PRPP untuk meningkatkan wisatawan adalah melihat pemandangan ikan bandeng terbang dari perahu. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
DAYA TARIK : Salah satu objek andalan yang ditawarkan oleh pihak PRPP untuk meningkatkan wisatawan adalah melihat pemandangan ikan bandeng terbang dari perahu. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
DAYA TARIK : Salah satu objek andalan yang ditawarkan oleh pihak PRPP untuk meningkatkan wisatawan adalah melihat pemandangan ikan bandeng terbang dari perahu. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

TAWANG MAS – Salah satu upaya meningkatkan kunjungan, pengelola Taman Rekreasi Puri Maerokoco menyuguhkan atraksi ikan bandeng terbang di area tambak. Aksi tersebut kini menjadi wahana unggulan selain anjungan daerah-daerah yang ada di provinsi ini melalui Taman Mini Jateng.

Direktur Utama PT PRPP Titah Listiorini menjelaskan, Taman Rekreasi Puri Maerokoco yang dikelola PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) secara terus-menerus memperbaiki sarana dan prasarana. Saat ini kondisinya lebih bersih daripada 2-3 tahun lalu, meski sejumlah wahana masih dibiarkan rusak. ”Maerokoco yang dulu, terkenal dengan rob kini sudah tidak lagi, karena pihak pengelola sudah mengoperasikan dua buah rumah pompa dan sudah meninggikan sejumlah tempat,” jelasnya.

Sementara untuk wahana Ikan Bandeng Terbang, pengunjung akan diajak menyusuri area tambak dengan perahu fiber, dengan disuguhi pemandangan pohon mangrove yang rindang. Beberapa miniatur daerah Jawa Tengah pun tampak terlihat.

Dan ketika telah berada di area bandeng terbang, perahu memutar dua hingga tiga kali, tak beberapa lama ikan bandeng pun berterbangan, bahkan tidak sedikit yang masuk ke dalam perahu. ”Untuk wisata mangrove ini kami menyediakan dua kapal dengan kapasitas 12 penumpang, di mana setiap orang dikenai tiket seharga Rp 5.000,” tutur Titah.

Namun, lanjut, Titah untuk menikmati atraksi ikan bandeng terbang tersebut, tidak bisa setiap saat, karena jika air pasang naik, biasanya ikan enggan untuk terbang. Meski demikian, pengunjung tetap bisa menikmati penyusuran area tambak. Selain keindahan mangrove, juga dapat melihat anjungan dari Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. ”Untuk hutan mangrovenya, biasanya pengunjung anak-anak mendapat penjelasan mengenai macam-macam biota yang hidup di mangrove. Dan akhirnya, tidak hanya wisata, pengunjung juga mendapatkan edukasi,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Sujono mengatakan, dirinya baru kali pertama melihat belasan ikan bandeng yang beterbangan di area tambak. Ia sendiri sempat kaget dan tidak menyangka area tambak yang awalnya sepi, tiba-tiba dikejutkan dengan ikan bandeng yang beterbangan. ”Saya sudah 16 tahun tinggal di Semarang dan juga sudah sering ke area tambak, baru kali ini melihat ikan bandeng bisa meloncat jauh sehingga mirip ikan tersebut terbang. Cukup menghibur sekali, dan ini pun jarang ditemui,” katanya.

Dengan banyaknya wahana yang ditawarkan oleh pengelola dan biaya yang terjangkau, diharapkan PRPP Jawa Tengah mampu mendapat apresiasi lebih dari masyarakat dan menarik wisatawan lain sebagai tujuan wisata di Kota Semarang. (dit/zal/ce1)