Fraksi Parpol Jalin Koalisi Besar

242
Fahrudin Bisri Slamet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Fahrudin Bisri Slamet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Fahrudin Bisri Slamet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Masykuri. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Masykuri. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ada wacana menarik dikalangan fraksi-fraksi partai politik (parpol) di DPRD Demak. Mereka menghendaki ada koalisi besar dalam menghadapi pilkada Desember 2015 ini. Koalisi semua partai ini bisa dijalankan demi harmonisasi dalam membangun Demak kedepan.

Rozikan dari Fraksi PPP mengungkapkan, koalisi besar yang diawali dari fraksi-fraksi ini akan menjadi sesuatu yang menarik dalam menentukan konstelasi perpolitikan menjelang pilkada tersebut. “Kaolisi seperti ini saya kira bagus untuk harmonisasi. Ini pendapat pribadi saya. Meski demikian, tinggal bagaimana keputusan partai masing-masing nanti,” katanya.
Ide bersatunya semua parpol ini diamini Sonhaji dan Fahrudin Bisri Slamet dari fraksi PDIP. “Saya kira koalisi semua partai ini merupakan sesuatu yang ideal. Ini bisa dilakukan,” kata Slamet.

Jika koalisi besar semua parpol dalam satu wadah itu nanti terjadi, maka dimungkinkan hanya akan ada dua pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Yakni, pasangan yang diusung parpol dan pasangan dari independen. “Istilahnya bisa head to head. Ini menarik. Kita berharap, dalam koalisi ini nanti semua partai bisa melebur menjadi satu. Kearifan lokal kita jaga,” imbuhnya.

Pendapat senada disampaikan Masykuri dari Fraksi Gerindra. Ketua DPC Gerindra Demak tersebut mengatakan, jika koalisi besar semua partai dalam satu wadah itu terwujud, maka akan lebih baik. “Kalau itu terealisasi, tentu sangat bagus,” kata Masykuri yang baru pulang dari ibadah umrah ditanah suci tersebut.

Ia menambahkan, dalam pilkada nanti diharapkan muncul pasangan pemimpin yang ideal dan dapat membangun Demak lebih baik lagi. Sekretaris DPD PAN Demak, Farodli mengatakan, koalisi besar baik partai besar maupun partai kecil bisa saja terjadi. “Tentu kalau ada komunikasi bersama dan semua partai difungsikan. Lebih dari itu, koalisi seperti itu bisa dijalankan demi membangun Demak yang lebih maju,”katanya.

Sekretaris DPD PKS, Ahmad Gufron juga meyakini koalisi besar tersebut dapat terwujud jika ada komunikasi bersama. “Kalau untuk kepentingan Demak yang lebih baik tentu koalisi itu bisa terjadi. Karena itu, siapapun figur calonnya nanti kalau untuk kebersamaan saya kira tidak masalah,”katanya. Seperti diketahui, parpol di Demak yang memiliki kursi di DPRD adalah PKB, Partai Gerindra, PDIP, Partai Golkar, PPP, PKS, Demokrat, PAN, dan Nasdem.

Sementara itu, Fahrudin Bisri Slamet secara resmi telah terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Demak. Kemudian, Sudarno sebagai Sekretaris dan Sonhaji menjabat sebagai Bendahara. Pemilihan yang berlangsung di Kantor DPD PDIP Jateng beberapa hari lalu tersebut menjadi tonggak kepemimpinan baru di DPC PDIP. Menurut Slamet, setelah terpilih ini, pihaknya langsung tancap gas untuk mempersiapkan menghadapi pilkada akhir tahun ini. “Untuk penjaringan calon bupati, kita lakukan setelah selesai kongres DPP PDIP sekitar April mendatang,”katanya. Yang jelas, kata dia, sesuai target dari DPP PDIP, bahwa PDIP harus bisa memenangkan semua pertarungan pilkada, utamanya di Demak. (hib/fth)