Hilangkan Trauma, Diajak Wisata Religi

232
SERAHKAN BANTUAN: Drs H Ali Mufiz MPA menyerahkan bantuan pembangunan masjid kepada Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno di aula Masjid Asgung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. (ist)
SERAHKAN BANTUAN: Drs H Ali Mufiz MPA menyerahkan bantuan pembangunan masjid kepada Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno di aula Masjid Asgung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. (ist)
SERAHKAN BANTUAN: Drs H Ali Mufiz MPA menyerahkan bantuan pembangunan masjid kepada Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno di aula Masjid Asgung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. (ist)

SAMBIREJO – Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) korban tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, kemarin sedikit melupakan kesedihan dan kepiluannya akibat kehilangan harta benda dan sanak saudara.

Mereka diajak berkeliling menikmati pemandangan Kota Semarang di Lawang Sewu dan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Bahkan oleh Ketua BP MAJT Ali Mufiz mereka tidak hanya diajak naik menara Al-Husna, tetapi sekaligus menginap semalam gratis di Hotel Graha Agung, kompleks MAJT. Diharapkan wisata religi tersebut bisa membantu menghilangkan trauma akibat peristiwa mengerikan beberapa waktu lalu.

Warga Desa Sampang dipimpin Wakil Bupati Hadi Supeno, Camat Karangkobar Yusuf Arigar, Kepala Desa Sampang Purwanto dan sejumlah wartawan dari Banjarnegara. ”Kami merasa bersyukur dan terima kasih telah diajak melihat langsung kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah,” tutur Ahmad, salah seorang warga.

Sejumlah kiai yang terlihat yaitu Ketua Umum MUI Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jateng Drs H Achmad, Ketua IPHI Jateng Drs H Harsono MBA, Sekretaris Umum Masjid Raya Baiturrahman H Nawawi SH, Ketua Takmis Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail Lc dan para pengurus takmir masjid se-Kota Semarang. Sedang pihak penyumbang dan pemberi bantuan diwakili Sapto Hidajat dari PT Sango Ceramics Indonesia.

Ketua BP MAJT Ali Mufiz melaporkan bahwa dalam musibah Jemblung, Sampang, Karangkobar, pihaknya mengumpulkan dana sebesar Rp 357.175.386. Sudah diserahkan dalam bentuk barang saat meninjau ke Karangkobar senilai Rp 18.319.700 dan diserahkan ke posko keagamaan sebesar Rp 20 juta. ”Sisanya kami serahkan kepada Bupati Banjarnegara untuk membangun satu unit masjid untuk warga Sampang dan posko keagamaan untuk operasional dakwah,” katanya.

Wakil Bupati Hadi Supeno merasa bersyukur karena musibah yang beruntun di wilayah Kabupaten Banjarnegara berangsur-angsur telah bisa ditangani dengan baik. Khusus untuk warga Sampang, sudah disepakati direlokasi ke Dusun Ambal, Desa Suren. Dia menyampaikan terima kasih karena semua bangsa Indonesia tidak hanya di Jateng, tetapi yang jauh dari Papua, NTT, NTB dan lain-lain gotong royong membantu warga yang terkena musibah. (*/zal/ce1)