Komputer Kurang, Unas Digilir

168

TEMANGGUNG- Tujuh sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan ujian nasional (unas) 2015 secara online, saat ini terus dilakukan upaya persiapan. Meski begitu, tetap saja pihak sekolah mengaku khawatir dengan minimnya sarana penunjang.

Di SMK 17 Temanggung, siswa kelas XII saat ini terus mempersiapkan diri dan berlatih mengikuti unas online yang baru pertama kali diujicobakan tahun ini. Siswa diharuskan menguasai bagaimana cara dari mulai log in hingga mengisi lembar jawab secara online.

Kepala SMK 17 Temanggung Susi Bintor mengaku khawatir dengan sarana penunjang. “Sejauh ini memang siswa tidak menemui kesulitan dalam ujicoba unas online secara teknis. Meski begitu kami mengkhawatirkan sarana penunjangnya. Misalnya saja jaringan internet mati atau listrik pada hari ujian. Ini kalau sampai terjadi akan mengganggu konsentrasi siswa,” ungkapnya.

Jumlah komputer juga menjadi hal yang mengkhawatirkan. SMK 17 hanya punya 85 unit komputer sementara jumlah siswa yang akan mengikuti unas sejumlah 177 siswa. Karena kondisi ini pelaksanaan unas akan digelar secara bergiliran.

Seperti diketahui, tujuh sekolah di Temanggung ditunjuk melaksanakan unas online berdasarkan edaran dari Kemendikbud Nomor 281/D3.3/MN/2015 tanggal 2 Februari 2015. Tujuh sekolah tersebut adalah SMK 1 Temanggung, SMK 2 Temanggung, SMK Tembarak, SMK Swadaya, SMK 17, SMA 1 Temanggung dan SMP 2 Temanggung. (mg3/ton)

Silakan beri komentar.