Temanggung Diguyur Hujan Es

274
TAK BIASA: Hujan deras disertai butiran es mengguyur wilayah Perumahan Skip Maron, Rabu (25/2) sore. (IST)
TAK BIASA: Hujan deras disertai butiran es mengguyur wilayah Perumahan Skip Maron, Rabu (25/2) sore. (IST)
TAK BIASA: Hujan deras disertai butiran es mengguyur wilayah Perumahan Skip Maron, Rabu (25/2) sore. (IST)

TEMANGGUNG- Hujan es mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Temanggung, Rabu (25/2) sore. Es yang berjatuhan diketahui berbentuk butiran sebesar kerikil warna putih.

Laily Azizah, 28, warga Perumahan Skip Maron, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Temanggung, mengaku terkejut mendengar suara gaduh di atap rumah sekitar pukul 15.00 WIB. “Ketika itu saya melongok ke luar, ternyata hujan es yang turun disertai angin kencang. Fenomena itu terjadi dalam waktu singkat, sekitar tiga menit,” kata Laily, kemarin.

Warga lainnya, Tri, 34, juga melihat hujan es tersebut. Ia mengaku heran karena fenomena itu jarang terjadi, sehingga ia langsung memotret butiran es yang jatuh.

Agus Raharjo, 26, seorang warga yang tengah melintas dengan sepeda motor di kawasan Sukosari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Temanggung, mengaku terkejut sebab bersamaan derasnya hujan tiba-tiba terasa ada batu kerikil menghantam helm dan tubuhnya. Setelah diamati ternyata es batu sebesar kerikil.

“Tahunya hujan deras tapi kok ada yang aneh menghantam helm klotak klotek begitu. Setelah saya berhenti ternyata di antara air itu ada bongkahan es batu,”ujarnya.

Kepala Seksi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Eko Suprapto, memastikan hujan es tidak menimbulkan dampak apa-apa. Hanya saja fenomena itu sempat mengejutkam warga.

Hujan es, menurut dia, merupakan salah satu fenomena dari kondisi cuaca ekstrem. Kendati demikian, dia pun juga tidak memahami secara jelas apa yang menjadi pemicu terjadi gejala tersebut.

Fenomena hujan es juga pernah melanda Temanggung pada Oktober 2013 silam. Saat itu, hujan es terjadi sekitar pukul 15.45 hingga 16.00. Tentu saja kejadian ini membuat warga kaget.

Seperti pengakuan Sri Irsani, warga Maliyan Kelurahan Sidorejo saat itu. Ia sempat terkejut, karena hujan disertai angin yang turun menimbulkan bunyi berisik di genteng dan seng. Setelah ditengok, ternyata teras rumahnya terdapat butiran es sebesar batu kerikil. Suasana serupa juga terjadi di Sekip Baru Kelurahan Sidorejo. (mg3/ton)